Seri pembuka Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge 2026 berhasil menarik perhatian besar dari para pencinta otomotif di Sirkuit GOR Patih Gumantar, Kabupaten Landak. Kejuaraan balap satu merek dari Yamaha ini mencatatkan sejarah baru dengan kehadiran lebih dari 10 ribu penonton yang memadati area balapan selama dua hari berturut-turut.
Seperti dilansir dari Suara, sebanyak 152 starter berkompetisi sengit untuk menaklukkan lintasan yang sangat menantang. Kondisi jalur yang dipenuhi rintangan berupa batu, kayu, dan tanah berpasir menjadi ujian berat bagi para peserta. Situasi semakin sulit ketika hujan turun dan mengubah permukaan lintasan menjadi berlumpur serta licin.
Berbeda dari penyelenggaraan pada tahun sebelumnya, kali ini pihak panitia tidak mengadakan sesi trabasan. Fokus utama kompetisi dialihkan sepenuhnya pada adu kecepatan di dalam lintasan sirkuit yang menantang tersebut.
Assistant General Manager CS Division PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Johannes B.M. Siahaan, memberikan apresiasi tinggi terhadap besarnya antusiasme yang ditunjukkan oleh warga Kalimantan Barat.
"Masyarakat Kalimantan Barat sangat menyukai event Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge, sudah 4 kali digelar di area itu dan selalu berlangsung meriah. Di lokasi penyelenggaraan yang bergantian tiap tahun, penonton antusias menyaksikan race dan enjoy mengikuti aktivitas-aktivitas yang disajikan. Catatan positif kali ini ada peningkatan jumlah starter Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge, dimana di Kabupaten Landak paling banyak untuk wilayah Kalimantan Barat. Line up motor trail Yamaha populer di sana sehingga ikut mendorong peserta ambil bagian menaklukan tantangan di kejuaraan ini. Kami mengapresiasi semua pihak yang turut mendukung kesuksesan pelaksanaan event ini," ungkap Johannes, Jumat (5/6/2026).
Dalam jalannya balapan, rider nasional asal Jawa Barat dari tim DK Racing, Dadan KR, tampil sangat dominan. Ia sukses mengamankan gelar juara umum untuk dua kelas sekaligus, yaitu kelas YEC 1 atau WR155R Professional dan kelas YEC 6 YZ Series Open.
Sementara itu, pembalap lokal asal Sambas, Matbon, berhasil mengamankan peringkat kedua. Hasil ini sekaligus memberikan dirinya golden ticket untuk melaju dan berlaga pada seri selanjutnya yang akan digelar di Jawa Timur.
Matbon yang juga berhak membawa pulang hadiah satu unit motor Yamaha Mio M3 menyatakan rasa bangganya atas pencapaian tersebut.
"Balapan berjalan seru dan menantang. Senang rasanya bisa naik podium di hadapan masyarakat Kalbar. Antusiasme mereka menjadi motivasi tambahan bagi saya untuk berprestasi. Saya bertekad tampil semaksimal mungkin di seri berikutnya bersaing dengan para kroser nasional di tanah Jawa," katanya.
Keberhasilan penyelenggaraan ajang ini semakin menegaskan posisi Yamaha WR155R sebagai sepeda motor trail yang menjadi pilihan utama masyarakat di wilayah Kalimantan Barat.