Yamaha Rekomendasikan Bengkulu Jadi Destinasi Touring Libur Panjang

Yamaha Rekomendasikan Bengkulu Jadi Destinasi Touring Libur Panjang

Bengkulu menyuguhkan perpaduan rute pegunungan, pemandangan alam, serta kuliner tradisional yang memikat untuk dijelajahi. Kawasan ini dinilai sangat cocok untuk agenda touring selama libur panjang akhir pekan.

Momen libur panjang akhir pekan yang dimulai pada Kamis (14/5/2026) bertepatan dengan peringatan Kenaikan Isa Almasih dapat dimanfaatkan para bikers untuk berkendara jarak menengah hingga jauh. Dilansir dari Otorider, Bengkulu menjadi salah satu wilayah yang direkomendasikan.

Potensi pariwisata tersebut sebelumnya telah dieksplorasi dalam kegiatan MAXi Tour Boemi Nusantara Bengkulu yang digelar pada 25–27 April 2026 lalu. Sepanjang agenda itu, para peserta menjelajahi bermacam jalur berkendara, objek wisata alam, hingga kebudayaan lokal.

Salah satu jalur paling ikonik di wilayah ini adalah Liku 9 yang menyajikan tikungan-tikungan tajam membelah Bukit Barisan. Lintasan tersebut menawarkan sensasi berkendara penuh tantangan dengan pemandangan hutan tropis yang lebat.

Selain jalur pegunungan, terdapat Sungai Trokon yang menyajikan atmosfer alam tenang berkat aliran airnya yang jernih di area hutan. Sementara di Kabupaten Rejang Lebong, Danau Mas Harun Bastari menjadi lokasi favorit karena keindahan perbukitan hijau dan air terjunnya.

Daya tarik alam lainnya dapat ditemukan di Kebun Teh Kabawetan, Kepahiang. Hamparan kebun teh yang luas di lokasi tersebut menjadi tempat yang nyaman untuk beristirahat maupun berswafoto saat melakukan perjalanan.

Bagi pengendara yang menyukai area pesisir, Pantai Sungai Suci menyuguhkan pemandangan langsung ke Samudra Hindia. Lokasi ini dilengkapi dengan tebing karang serta jembatan gantung yang terhubung ke pulau kecil di seberangnya.

Kuliner Tradisional dan Kekayaan Budaya

Tidak hanya panorama alam, Bengkulu juga menyimpan kekayaan kuliner seperti Pendap, yaitu olahan ikan berbumbu rempah yang dibalut daun talas. Ada pula minuman segar berupa sirup jeruk kalamansi yang populer di sana.

Warisan budaya setempat juga tercermin melalui pertunjukan alat musik perkusi bernama Dhol. Musik tradisional ini sangat identik dengan pelaksanaan Festival Tabot yang menjadi agenda tahunan masyarakat Bengkulu.

“Melalui MAXi Tour Boemi Nusantara, Yamaha ingin memperkenalkan Bengkulu sebagai destinasi touring yang tidak hanya identik dengan bunga Rafflesia, tetapi juga kaya akan keindahan alam, budaya, kuliner khas, serta jalur perjalanan yang menarik untuk dieksplorasi,” ujar Wahidin, Deputy GM Sales & Manager Yamaha Main Dealers Thamrin Brothers.

Artikel terkait

Rekomendasi