Asosiasi Produsen Pembangkit Listrik Kolombia (Acolgen) mendesak pemerintah untuk segera mengaktifkan pembangkit listrik termal guna mengantisipasi ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino pada semester kedua tahun 2026. Langkah antisipasi ini diperlukan menyusul defisit energi serta penurunan volume tampungan air di sejumlah waduk utama negara tersebut.
Asosiasi tersebut melaporkan terjadinya ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan listrik akibat keterlambatan penyelesaian berbagai proyek pembangkit baru. Defisit energi dibandingkan dengan proyeksi permintaan saat ini berada pada angka -2,6 persen, dan berpotensi memburuk hingga mencapai -4,4 persen pada tahun 2027 serta -6,8 persen pada tahun 2030 jika hambatan infrastruktur terus berlanjut.
Dalam konferensi pers yang digelar pada 19 Mei 2026, kondisi kapasitas tampung seluruh waduk di Kolombia dilaporkan berada pada angka 63 persen. Padahal, operator sistem menetapkan target ambisius agar volume air waduk dapat menyentuh batas aman minimal sebesar 80 persen menjelang bulan Desember demi menghadapi musim kemarau panjang.
Ketua Acolgen Natalia Gutierrez menjelaskan bahwa sistem kelistrikan nasional Kolombia sedang menghadapi akumulasi faktor kritis yang saling berkaitan menjelang musim kemarau yang diprediksi mulai terasa sejak bulan Agustus.
âTenemos unos balances negativos y un fenĂłmeno de El Niño que no estaba en el radarâ, afirm GutiĂ©rrez saat menegaskan bahwa tanda-tanda bahaya ini sebenarnya telah diperingatkan sejak beberapa tahun sebelumnya.
Keterlambatan pengerjaan proyek dinilai menjadi pemicu utama menyusutnya cadangan energi aman yang selama tiga dekade terakhir selalu bernilai positif bagi Kolombia. Cadangan energi yang belum terintegrasi ke dalam sistem jaringan listrik nasional tersebut diperkirakan berkisar antara 4.000 hingga 4.500 megawatt energi firma.
Melihat situasi kritis tersebut, Gutierrez mengkritik langkah regulasi dari pemerintah yang dinilai memicu ketidakpastian investasi pada sektor pembangkitan.
âEstamos prendiendo tĂ©rmicas para guardar el agua y cuidar los embalsesâ, sostuv Gutierrez mengenai strategi pengalihan beban operasional ke pembangkit termal.
Melalui skenario tersebut, kontribusi pembangkit listrik termal yang biasanya hanya berkisar antara 35 persen hingga 40 persen dari total pasokan nasional akan digenjot hingga mendekati angka 50 persen selama masa kekeringan hebat melanda.
Selain masalah kecukupan air waduk, Gutierrez mengungkapkan tantangan besar lain berupa keterbatasan pasokan gas domestik yang memaksa pelaku industri beralih ke jalur impor yang berbiaya tinggi akibat konflik geopolitik di Selat Hormuz.
âEl problema en el estrecho de Hormuz desencadenĂł adicionalmente que el 20% de la oferta global de gas cayeraâ, afirm Gutierrez.
Kendati biaya produksi listrik dipastikan membengkak akibat ketergantungan pada gas impor, dampak kenaikan tarif pada komponen tagihan konsumen rumah tangga diperkirakan tetap terkendali pada kisaran 7 hingga 9 persen berkat skema perlindungan kontrak jangka panjang.
Menanggapi situasi yang kian mendesak ini, Gutierrez mengonfirmasi bahwa seluruh faktor negatif yang terjadi secara bersamaan berisiko menciptakan situasi yang sangat berbahaya bagi stabilitas pasokan energi nasional.
âtodos estos factores configuran una âtormenta perfectaâ riesgosa de cara a la temporada de sequĂa que se viene en el segundo semestre del añoâ, afirm Gutierrez dalam paparan resminya.
Pihak asosiasi juga mendesak peluncuran kampanye penghematan energi nasional yang menyasar sektor rumah tangga serta industri besar untuk mengurangi tekanan beban listrik pada jaringan nasional.
Mengenai kondisi kapasitas tampung waduk saat ini, Gutierrez merinci lebih lanjut target batas aman volume air yang harus dikejar oleh seluruh pemangku kepentingan.
âactualmente los embalses del paĂs se encuentran alrededor del 63% de su capacidad, level que deberĂa ser mĂĄs alto para enfrentar el prĂłximo veranoâ, detail Gutierrez.
Acolgen pun meminta pemerintah mempercepat perizinan proyek pembangkit listrik tenaga surya yang sedang dibangun agar terhubung ke jaringan sebelum bulan Desember, serta mempermudah operasional komersial proyek gas yang masih dalam tahap uji coba.
Guna mencapai target batas aman tersebut, Gutierrez mengingatkan pentingnya menjaga penggunaan air waduk secara bijaksana sejak dini.
âLa consigna de todos nosotros tiene que ser cuidar los embalses, y para cuidar los embalses tenemos que cuidar la energĂa y tenemos que cuidar el aguaâ, puntualiz Gutierrez.
Terkait kerja sama regional, Acolgen menyatakan tidak merekomendasikan ekspor listrik ke Ekuador dalam waktu dekat demi memprioritaskan kebutuhan domestik Kolombia menghadapi musim kemarau.
Lebih lanjut, Gutierrez menegaskan kembali urgensi pengaktifan pembangkit termal untuk menjaga ketahanan air waduk.
âLo cierto es que para poder cuidar los embalses y para poder llegar a la senda que tenemos que tener del 80% en diciembre necesitamos prender las tĂ©rmicas desde yaâ, anot Gutierrez.
Di sisi lain, lelang energi yang tengah berjalan dipastikan tidak dapat membantu mengatasi krisis jangka pendek ini karena proyek pemenang lelang baru dijadwalkan beroperasi pada tahun 2029.
Guna mengantisipasi dampak buruk kemarau, Gutierrez kembali mengingatkan seluruh pihak untuk berhati-hati dalam mengelola cadangan air yang tersedia.
âNos toca ser muy cuidadosos con el agua, muy cuidadosos con los embalses, llegar a diciembre con los embalses altos como nos lo ha pedido el operador del mercadoâ, agreg Gutierrez.
Sebagai langkah konkret, Acolgen mendesak percepatan proyek terminal regasifikasi yang dikembangkan oleh TGI dan Grupo de EnergĂa de BogotĂĄ dengan dukungan Kementerian Pertambangan dan Energi Kolombia.
Terkait akar penyebab krisis, Gutierrez menyatakan bahwa situasi sulit saat ini merupakan akibat langsung dari pengabaian sinyal peringatan dini yang telah muncul sejak beberapa tahun lalu.
âTenemos unos balances negativos: un retraso en la entrada de proyectos de manera sistemĂĄtica, hoy hablamos de casi 4.000 a 4.500 megavatios de energĂa firme que debieron haber entrado en los Ășltimos cinco años y no han entradoâ, precis Gutierrez.
Acolgen juga menyatakan kekhawatirannya terhadap regulasi baru dalam Dekret 177 yang memberikan wewenang kepada Otoritas Lisensi Lingkungan Nasional (ANLA) untuk mengubah ketentuan lisensi waduk karena berpotensi mengganggu pelaksanaan kontrak energi yang sudah berjalan.
Mengenai ketahanan energi jangka panjang nasional, Gutierrez memperingatkan agar Kolombia tidak kehilangan fokus dalam menjaga keseimbangan pasokan.
âColombia no puede perder seguridad energĂ©tica. Durante los Ășltimos 30 años habĂamos tenido un colchĂłn positivo entre oferta y demanda, y eso se fue reduciendoâ, manifiest Gutierrez.
Sebagai penutup, Gutierrez menekankan pentingnya ketersediaan pasokan bahan bakar alternatif seperti batu bara dan diesel guna mendukung operasional pembangkit listrik termal secara berkelanjutan.
âTenemos que tener disponibilidad de carbĂłn, disponibilidad de combustibles lĂquidos como diĂ©sel y tenemos que tener disponibilidad de gas para poder prender las tĂ©rmicasâ, apunt Gutierrez.
Langkah koordinasi logistik pasokan bahan bakar ini kini berada di bawah pengawasan ketat Kementerian Pertambangan dan Lembaga Hidrokarbon Nasional (ANH).
Terakhir, Gutierrez menggarisbawahi pentingnya sinergi kolektif untuk melewati fase krisis ini tanpa hambatan besar.
âEl sistema elĂ©ctrico atraviesa un momento de alta presiĂłn y requiere decisiones coordinadas entre el Gobierno, las empresas y los consumidores para evitar mayores riesgos durante la temporada secaâ, aduj Gutierrez.