PT Pembiayaan Digital Indonesia (AdaKami) sukses menyabet dua penghargaan dalam ajang Indonesia Digital Forum 2026 pada Senin (25/5/2026). Perusahaan ini dinobatkan sebagai The Best Overall Fintech Lending 2026 dan The Best Fintech Lending 2026, dilansir dari Detik Finance.
Apresiasi tersebut diberikan dalam acara 15th Infobank-Isentia 'Digital Brand Appreciation 2026' yang menjadi bagian dari forum tersebut. Penghargaan ini menjadi wujud pengakuan atas konsistensi AdaKami dalam menyediakan layanan pembiayaan digital yang aman, transparan, dan bertanggung jawab.
Penghargaan ini dinilai mencerminkan peran penting industri fintech lending dalam memperluas akses keuangan inklusif bagi masyarakat. Direktur Keuangan AdaKami, Valentina Juveline menegaskan bahwa industri ini terus bergerak maju di tengah tantangan ekonomi dan perkembangan digital yang dinamis.
"Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan layanan keuangan digital yang aman, transparan, dan bertanggung jawab. Di tengah perkembangan teknologi dan tantangan keamanan digital yang terus berkembang, kami percaya bahwa perluasan akses keuangan perlu diiringi dengan penguatan pelindungan konsumen, pengelolaan risiko yang prudent, serta edukasi keuangan yang berkelanjutan," ujar Valentina Juveline, Direktur Keuangan AdaKami.
Sebagai platform pembiayaan digital yang telah berizin dan berada di bawah pengawasan OJK, AdaKami terus berupaya meningkatkan kualitas layanannya. Langkah ini diwujudkan melalui pemanfaatan teknologi terkini serta penerapan manajemen risiko yang ketat.
Pendekatan tersebut diambil guna memastikan bahwa akses pembiayaan bagi masyarakat tetap aman dan berkelanjutan. Hal ini menjadi krusial di tengah meningkatnya ancaman kejahatan siber serta risiko fraud di ruang digital.
Selain itu, perusahaan ini juga gencar mengadakan berbagai program edukasi dan literasi keuangan digital secara online maupun offline. Kampanye tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dalam menggunakan layanan keuangan digital dengan bijak sekaligus memperkuat kewaspadaan terhadap risiko digital.