ADMF dan CNMA Masuki Batas Akhir Pembagian Dividen Saham

ADMF dan CNMA Masuki Batas Akhir Pembagian Dividen Saham

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) dan PT Cinema XXI Tbk (CNMA) memasuki periode batas akhir kepemilikan saham untuk hak dividen atau cum date pada Selasa, 14 April 2026. Momentum ini menjadi kesempatan terakhir bagi para investor untuk mengamankan hak atas pembagian dividen tunai dari kedua emiten tersebut.

Sebagaimana dilansir dari Stocksetup, data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menunjukkan jadwal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi untuk ADMF maupun CNMA berlangsung secara bersamaan. Penentuan hak investor atau recording date dijadwalkan pada 16 April 2026 mendatang.

ADMF menetapkan nilai dividen tunai sebesar Rp630 per lembar saham, sementara CNMA akan membagikan dividen senilai Rp7 per saham. Berdasarkan harga penutupan perdagangan Senin (13/4/2026), imbal hasil atau yield dividen ADMF tercatat sebesar 6,96 persen dan CNMA mencapai 6,25 persen.

Capaian yield tersebut menarik perhatian pelaku pasar karena nilainya berada di atas rata-rata imbal hasil obligasi sebesar 5 persen serta bunga deposito bank umum yang berkisar di angka 2 persen. Pergerakan saham ADMF sendiri sempat menguat 0,56 persen ke level Rp9.050 pada penutupan perdagangan kemarin.

Jadwal Lengkap Dividen CNMA dan ADMF
KeteranganJadwal CNMAJadwal ADMF
Cum Dividen Reguler14 April 202614 April 2026
Ex Dividen Reguler15 April 202615 April 2026
Cum Dividen Tunai16 April 202616 April 2026
Ex Dividen Tunai17 April 202617 April 2026
Recording Date16 April 202616 April 2026
Pembayaran Dividen28 April 202630 April 2026

Senior Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Sukarno Alatas, menyarankan investor untuk memanfaatkan momentum ini dengan memperhatikan fundamental perusahaan. Ia menilai pergerakan harga saham sering kali mengalami kenaikan menjelang periode cum date.

"Menjelang cum date, harga saham umumnya mengalami penguatan seiring meningkatnya permintaan investor, sehingga membuka peluang kombinasi antara capital gain dan dividen," jelas Hari Rachmansyah, Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT).

Hari memberikan catatan agar investor tetap waspada terhadap potensi penurunan harga setelah melewati tanggal cum date. Ia juga menekankan pentingnya melihat indikator fundamental seperti arus kas operasional dan pertumbuhan laba yang konsisten guna menghindari risiko kerugian dari penurunan harga saham.

"Yield tinggi yang berasal dari penurunan harga saham justru bisa menjadi sinyal risiko," ujar Hari Rachmansyah, Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT).

Investor disarankan melakukan akumulasi pembelian secara bertahap sebelum tanggal cum date berakhir. Pembayaran dividen CNMA dijadwalkan cair pada 28 April 2026, sedangkan ADMF akan menyusul pada 30 April 2026.

Artikel terkait

Rekomendasi