Airbus dan Bappenas Sepakati Pengembangan Infrastruktur Kedirgantaraan RI

Airbus dan Bappenas Sepakati Pengembangan Infrastruktur Kedirgantaraan RI

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas dan produsen pesawat Airbus resmi menyepakati kerja sama strategis untuk memodernisasi infrastruktur bandara serta layanan penerbangan nasional pada Rabu (6/5/2026). Kolaborasi ini tertuang dalam Deklarasi Niat Bersama (JDI) yang ditandatangani di Jakarta guna memperkuat ekosistem aviasi tanah air.

Kemitraan yang dilansir dari Money ini melibatkan penandatanganan langsung oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy bersama President Airbus Asia-Pacific Anand Stanley. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengoptimalkan konektivitas udara di seluruh wilayah Indonesia.

Rachmat Pambudy menjelaskan bahwa kesepakatan ini mencakup berbagai peluang yang diselaraskan dengan rencana jangka panjang industri penerbangan. Fokus utama diarahkan pada penguatan kapasitas industri domestik serta pengembangan sektor perawatan pesawat.

"Berdasarkan kesepakatan tersebut, kedua pihak akan menjajaki berbagai peluang kemitraan strategis yang sejalan dengan Peta Jalan Pengembangan Ekosistem Industri Kedirgantaraan Indonesia 2022–2045," kata Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy.

Pemerintah menargetkan peningkatan efisiensi lalu lintas udara seiring dengan proyeksi pertumbuhan jumlah penumpang yang signifikan di masa depan. Pengembangan layanan penerbangan diharapkan mampu memfasilitasi kebutuhan mobilitas masyarakat antarpulau secara berkelanjutan.

"Kemitraan ini juga bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antarpulau melalui pengembangan infrastruktur bandara dan layanan penerbangan guna mendukung pertumbuhan lalu lintas udara yang efisien dan berkelanjutan, yang diproyeksikan meningkat hingga empat kali lipat pada tahun 2045," lanjut Rachmat Pambudy.

Selain pembangunan fisik, kerja sama ini memberikan perhatian khusus pada kualitas tenaga kerja di sektor aviasi. Bappenas dan Airbus berupaya menciptakan standar profesionalisme tinggi yang mampu bersaing di kancah global.

"Deklarasi ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan visi pembangunan Indonesia," ujar Rachmat Pambudy.

Integrasi teknologi dan keahlian Airbus diharapkan memberikan dampak nyata bagi daya saing industri kedirgantaraan nasional. Pemerintah optimistis keterlibatan pemimpin pasar global akan mempercepat transformasi ekosistem penerbangan.

"Kemitraan dengan Airbus sebagai pemimpin global akan memberikan dorongan signifikan dalam upaya membangun industri kedirgantaraan nasional yang tangguh dan berdaya saing," lanjut Rachmat Pambudy.

Pihak Airbus menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh agenda pembangunan yang telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia. Perusahaan asal Eropa tersebut berkomitmen menyelaraskan operasionalnya dengan visi strategis nasional.

"Kami memandang Indonesia sebagai mitra strategis dan siap menyelaraskan keahlian global kami dengan peta jalan kedirgantaraan Indonesia guna memberikan manfaat jangka panjang yang saling menguntungkan," tegas President Airbus Asia-Pacific Anand Stanley.

Artikel terkait

Rekomendasi