PT Allo Bank Indonesia Tbk memacu aktivitas transaksi nasabah di tengah persaingan industri perbankan digital yang semakin ketat pada paruh pertama tahun 2026. Langkah ini diambil guna mendorong pertumbuhan pengguna aktif pada platform digital milik perusahaan tersebut.
Jumlah nasabah terdaftar di Allo Bank dilaporkan telah mencapai lebih dari 14,5 juta hingga kuartal I-2026, sebagaimana dilansir dari Keuangan. Peningkatan ini menunjukkan tren positif berkelanjutan dari tahun sebelumnya seiring meluasnya adopsi layanan bank digital di masyarakat.
Digital Strategy Head Allo Bank, Destya D. Pradityo mengonfirmasi pertumbuhan tersebut dalam wawancara pada Selasa (19/5/2026). Pihaknya kini memberikan perhatian besar pada aspek retensi ketimbang sekadar penambahan angka pendaftaran.
"Namun bagi kami, fokus utama bukan hanya pada pertumbuhan jumlah rekening, melainkan juga pada kualitas engagement nasabah," kata Destya, Digital Strategy Head Allo Bank.
Persentase pengguna aktif bulanan atau monthly active users (MAU) di aplikasi Allo Bank kini menyentuh angka di atas 30 persen dari total pengguna terdaftar. Rasio ini menjadi indikator vital demi menjaga keberlanjutan bisnis serta memperkuat potensi monetisasi lewat frekuensi transaksi harian.
Tantangan utama dalam industri ini diakui bergeser dari sekadar menjaring nasabah baru menuju pembentukan kebiasaan bertransaksi. Pihak manajemen berupaya mengintegrasikan sistem ke dalam aktivitas rutin pengguna.
"Kami melihat bahwa dalam industri bank digital, tantangan utamanya memang bukan hanya akuisisi nasabah, tetapi bagaimana menjadikan aplikasi sebagai bagian dari aktivitas finansial harian pengguna," ucap Destya, Digital Strategy Head Allo Bank.
Sejumlah strategi pengembangan layanan telah disiapkan untuk memperkuat keterlibatan pengguna tersebut. Fokus perseroan meliputi optimalisasi layanan QRIS, penguatan ekosistem merchant, personalisasi aplikasi sesuai kebutuhan nasabah, hingga penerapan strategi cross-selling produk keuangan.
Melalui implementasi rencana tersebut, kontribusi transaksi digital diharapkan mampu mendongkrak performa bisnis perusahaan secara jangka panjang. Pihak manajemen menyatakan optimisme terhadap prospek loyalitas nasabah ke depan.
"Kami optimistis tingkat pengguna aktif akan terus meningkat secara bertahap dan berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan bisnis Allo Bank," kata Destya, Digital Strategy Head Allo Bank.