Analis Pertahankan Peringkat Beli Saham Chevron Meski Aksi Jual Internal

Analis Pertahankan Peringkat Beli Saham Chevron Meski Aksi Jual Internal

Analis dari Goldman Sachs, Neil Mehta, memutuskan untuk mempertahankan peringkat beli terhadap saham Chevron (CVX) dengan menetapkan target harga sebesar $216,00 pada Kamis (7/5). Keputusan ini muncul di tengah laporan adanya sentimen negatif dari manajemen internal yang melakukan aksi pelepasan aset secara masif.

Dukungan terhadap emiten minyak dan gas ini juga diperkuat oleh Biraj Borkhataria dari RBC Capital melalui laporan serupa yang dirilis pada Rabu (6/6). Berdasarkan data TipRanks, Mehta merupakan analis bintang lima yang memiliki rekam jejak keberhasilan 64,45 persen dalam memberikan proyeksi di sektor energi.

Namun, konsensus analis tidak sepenuhnya seragam karena Barclays memilih untuk tetap pada posisi 'Hold' bagi saham berkode NYSE: CVX tersebut sejak awal Mei lalu. Ketidaksamaan pandangan ini dipicu oleh kinerja keuangan perusahaan yang menunjukkan tren penurunan secara tahunan pada periode pelaporan terakhir.

Laporan pendapatan Chevron untuk kuartal yang berakhir 31 Desember mencatat angka 45,79 miliar dolar AS dengan perolehan laba bersih sebesar 2,77 miliar dolar AS. Nilai tersebut lebih rendah dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya yang menyentuh pendapatan 48,33 miliar dolar AS dan laba bersih 3,24 miliar dolar AS.

Selain penurunan kinerja keuangan, tekanan pada valuasi pasar Chevron juga datang dari aktivitas transaksi orang dalam atau insider. Sebanyak 97 pelaku internal perusahaan tercatat melakukan aksi jual saham selama kuartal terakhir, sebuah langkah yang sering diinterpretasikan sebagai indikator pesimisme manajerial.

Salah satu transaksi yang paling menonjol melibatkan Wakil Ketua Chevron, Mark A. Nelson, yang melepas 139.600 lembar saham CVX pada Maret 2026. Menurut data aktivitas korporasi perusahaan, total nilai akumulatif dari penjualan saham oleh Nelson tersebut mencapai 26.233.206,00 dolar AS.

Artikel terkait

Rekomendasi