Aksi kurang terpuji dilakukan oleh salah satu anggota DPRD Kabupaten Jember, Achmad Syahri Assidiqi, yang menjadi perbincangan hangat di jagat maya. Legislator muda tersebut tertangkap kamera sedang asyik bermain game sambil merokok di tengah berlangsungnya rapat resmi.
Kejadian yang terekam dalam video viral tersebut diketahui terjadi saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi D DPRD Kabupaten Jember pada Senin, 11 Mei 2026. Sebagaimana dikutip dari Suara, perilaku tersebut memicu gelombang kritik dari masyarakat luas.
Kritikan tajam muncul karena tindakan tersebut dinilai tidak etis dilakukan dalam ruang rapat yang memiliki fasilitas AC. Selain itu, status rapat yang membahas kepentingan publik seharusnya menuntut konsentrasi penuh dari para wakil rakyat yang hadir.
Merespons kegaduhan ini, Ahmad Halim selaku Ketua DPRD Jember sekaligus Ketua DPC Gerindra mengambil langkah tegas. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas tindakan anggotanya tersebut.
Pihak pimpinan dewan memastikan bahwa pelanggaran etika ini akan diproses secara resmi. Penanganan perkara akan diserahkan kepada Badan Kehormatan (BK) DPRD Jember, selain adanya potensi sanksi internal dari pihak partai.
Achmad Syahri Assidiqi dikenal sebagai salah satu legislator termuda di DPRD Jember. Pria kelahiran 21 Juni 1999 ini dilantik menjadi anggota dewan saat menginjak usia 25 tahun.
Ia merupakan putra sulung dari mantan Anggota DPR RI, Achmad Fadil Muzakki Syah atau yang akrab disapa Ra Fadil. Seiring dengan kasus viral ini, rincian harta kekayaan sang legislator pun turut mencuat ke publik.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik 2025, Achmad Syahri tercatat memiliki total kekayaan bersih mencapai Rp2.684.117.775. Nilai tersebut merupakan sisa dari total aset setelah dikurangi tanggungan hutang.
Aset terbesar yang dimilikinya berupa tanah dan bangunan yang seluruhnya berlokasi di Kabupaten Jember dengan nilai total Rp2.951.275.600. Berikut adalah rincian tanah yang tercatat atas nama dirinya:
- Tanah seluas 2888 m2 di Jember hasil sendiri senilai Rp908.560.000.
- Tanah seluas 4260 m2 di Jember hasil sendiri senilai Rp1.330.450.000.
- Tanah seluas 2237 m2 di Jember hasil sendiri senilai Rp712.265.600.
Selain properti, ia juga melaporkan kepemilikan alat transportasi berupa satu unit mobil Mini Cooper S CONVTBL tahun 2013. Kendaraan mewah tersebut ditaksir memiliki nilai Rp330.000.000.
Aset lainnya mencakup harta bergerak senilai Rp53.605.000 serta simpanan berupa kas dan setara kas sebesar Rp75.000.000. Namun, dalam laporan yang sama, ia tercatat memiliki kewajiban hutang sebesar Rp725.762.825 yang memengaruhi perhitungan total kekayaan bersihnya.