Arus balik kendaraan dari kawasan wisata Puncak, Bogor, yang mengarah ke Jakarta mengalami peningkatan signifikan pada hari ketiga libur panjang Kenaikan Yesus Kristus, Sabtu (16/5/2026).
Lonjakan volume kendaraan tersebut tercatat meningkat sebesar 26 persen dibandingkan dengan kondisi lalu lintas pada Kamis lalu, sebagaimana dilansir dari Detik Travel.
Satlantas Polres Bogor mencatat sebanyak 13.144 kendaraan telah bergerak turun menuju Jakarta melalui jalur Puncak hingga pukul 12.00 WIB. Pihak kepolisian langsung menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah atau one way guna mengurai kepadatan.
Kasat Lantas Polres Bogor, Iptu Afif Widhi Ananto menjelaskan bahwa pergerakan ini menunjukkan banyak wisatawan yang memilih untuk menyudahi masa liburan mereka lebih awal.
"Kendaraan yang turun saat ini mencapai 13.000 kendaraan. Itu meningkat dibandingkan dengan hari Kamis sebesar 26 persen. Artinya masyarakat yang telah berwisata sejak hari Kamis itu sekarang sudah mulai turun ke arah Jakarta," kata Afif saat ditemui di Pospol Hoegeng Gadog, Puncak, Bogor, Sabtu.
Pemberlakuan sistem satu arah ke bawah ini mulai diterapkan sejak Sabtu siang demi mengakomodasi arus kendaraan yang terus mengalir meninggalkan area wisata.
"Baru saja diberlakukan one way arah turun, satu arah ke arah Jakarta, untuk mengakomodasi masyarakat yang telah selesai melaksanakan wisata," ujar dia.
Kepolisian memprediksi bahwa puncak dari arus balik libur panjang ini masih akan terus berlangsung hingga Minggu malam.
"Untuk besok, rekayasa lalu lintas kami terapkan secara situasional melihat volume arus kendaraan. Namun kami memfokuskan pada kendaraan yang akan selesai melaksanakan long weekend yaitu arus turun," ucap Afif.
Secara umum, situasi lalu lintas di Jalur Puncak masih berada dalam kondisi ramai lancar karena adanya titik pertemuan antara kendaraan yang naik dan turun. Adapun titik hambatan atau kepadatan kendaraan dilaporkan masih terjadi di tiga lokasi utama, yaitu Pasar Cisarua, Megamendung, dan Pasar Pasir Muncang.