PT Astra International Tbk (ASII) menetapkan batas akhir perdagangan saham dengan hak dividen atau cum date pada Selasa, 5 Mei 2026. Perusahaan otomotif raksasa ini dijadwalkan menyalurkan dividen tunai senilai Rp 292 per lembar saham kepada para investor yang terdaftar dalam daftar pemegang saham.
Kepastian pembagian keuntungan ini merujuk pada pengumuman resmi di laman ksei.co.id sebagaimana dilansir dari Stocksetup. Nilai dividen final tersebut melengkapi dividen interim sebesar Rp 98 per saham yang telah didistribusikan sebelumnya oleh emiten berkode saham ASII ini.
Secara kumulatif, total dividen yang digelontorkan Grup Astra untuk tahun buku 2025 mencapai Rp 390 per saham. Investor yang membidik hak dividen ini harus memastikan kepemilikan saham mereka setidaknya hingga penutupan pasar reguler dan negosiasi pada tanggal cum date yang telah ditentukan.
Bagi pemegang saham lama, kewajiban untuk mempertahankan kepemilikan saham berlangsung hingga akhir perdagangan pasar pada 7 Mei 2026 guna menjaga hak atas dividen tersebut. Berdasarkan data perdagangan Jumat, 1 Mei 2026, harga saham ASII bertengger di level Rp 5.975 per lembar setelah mengalami koreksi sebesar 1,24 persen.
Jika menggunakan acuan harga penutupan tersebut, estimasi tingkat pengembalian modal atau dividend yield yang akan diterima investor berada pada kisaran 4,88 persen. Seluruh dana dividen tersebut dijadwalkan masuk ke rekening pemegang saham yang berhak pada tanggal 25 Mei 2026.
Berikut adalah rincian jadwal pembagian dividen final PT Astra International Tbk untuk tahun buku 2025:
| Agenda Dividen | Tanggal Pelaksanaan |
|---|---|
| Cum Dividen (Pasar Reguler & Negosiasi) | 5 Mei 2026 |
| Ex Dividen (Pasar Reguler & Negosiasi) | 6 Mei 2026 |
| Cum Dividen (Pasar Tunai) | 7 Mei 2026 |
| Recording Date (Daftar Pemegang Saham) | 7 Mei 2026 |
| Payment Date (Pembayaran Dividen) | 25 Mei 2026 |