Asosiasi Blockchain Indonesia Tutup Bulan Literasi Kripto 2026

Asosiasi Blockchain Indonesia Tutup Bulan Literasi Kripto 2026

Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) resmi mengakhiri rangkaian kegiatan Bulan Literasi Kripto (BLK) 2026 pada Kamis, 14 Mei 2026, setelah menyelenggarakan 25 agenda edukasi nasional. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman publik mengenai keamanan transaksi dan kepatuhan regulasi dalam ekosistem aset digital di Indonesia.

Dilansir dari Suara, inisiatif tahunan ini berhasil menjangkau lebih dari 4.300 peserta yang tersebar di sembilan kota besar melalui kolaborasi dengan 15 komunitas lokal. Pelaksanaan edukasi dilakukan secara daring maupun luring guna memberikan informasi berimbang mengenai peluang dan risiko investasi bagi masyarakat luas.

Data evaluasi penyelenggara menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman risiko dan perilaku investasi peserta. Sebanyak 89,5 persen responden kini menyadari pentingnya menggunakan platform yang memiliki izin resmi dari regulator sebagai bentuk mitigasi risiko transaksi.

Selain kepatuhan regulasi, indikator kedewasaan investor terlihat dari 85,3 persen peserta yang mulai menerapkan budaya riset mandiri atau Do Your Own Research (DYOR). Sebanyak 90 persen peserta juga menyatakan telah memahami dinamika pergerakan harga aset dalam pasar digital.

Program BLK 2026 turut memberikan perhatian khusus pada aspek penegakan hukum melalui sesi berbagi pengetahuan dengan aparat terkait. Langkah ini difokuskan pada penyelarasan teknis penanganan kasus hukum yang melibatkan aset kripto untuk memperkuat kepercayaan publik dan kepastian hukum industri nasional.

Materi edukasi yang telah disampaikan selama satu bulan penuh mencakup dasar-dasar aset kripto, workshop teknis pemanfaatan blockchain, hingga forum diskusi regulasi terkini. Upaya ini dipandang sebagai fondasi utama dalam menciptakan pasar aset digital yang stabil dan bertanggung jawab di Indonesia.

Artikel terkait

Rekomendasi