Bahana TCW Targetkan Pertumbuhan Dana Kelolaan Lima Persen

Bahana TCW Targetkan Pertumbuhan Dana Kelolaan Lima Persen

PT Bahana TCW Investment Management membidik target pertumbuhan Asset Under Management sebesar lima persen hingga akhir tahun 2026 lewat ketepatan strategi pengelolaan aset. Sasaran tersebut ditetapkan setelah perusahaan membukukan total dana kelolaan sebesar Rp 89 triliun hingga April 2026, seperti dilansir dari Investasi pada Rabu (3/6/2026).

Perusahaan menerapkan pendekatan analitis komprehensif yang memadukan metode top-down dan bottom-up guna menavigasi portofolio investasi. Langkah pemetaan kondisi makroekonomi global, arah kebijakan bank sentral utama, serta indikator domestik kemudian dikombinasikan dengan analisis fundamental mendalam terhadap setiap perusahaan atau efek.

"Hingga April 2026, Bahana TCW berhasil membukukan total dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) sebesar Rp 89 triliun," ujar Danica, Direktur Bahana TCW.

Penerapan disiplin manajemen risiko serta diversifikasi portofolio menjadi fokus utama perusahaan di tengah situasi pasar saat ini. Kondisi pasar tersebut dinilai masih menghadapi tantangan berupa fluktuasi nilai tukar mata uang Rupiah dan dinamika geopolitik tingkat global.

"Strategi ini dinilai sangat relevan karena kondisi pasar saat ini masih dipengaruhi oleh fluktuasi nilai tukar Rupiah serta dinamika geopolitik global. Karena itu, selain berfokus pada kualitas aset, kami juga mengedepankan disiplin manajemen risiko, diversifikasi portofolio, serta penerapan prinsip kehati-hatian dalam setiap proses pengambilan keputusan investasi" jelas Danica, Direktur Bahana TCW.

Produk reksadana pasar uang milik perusahaan kini menjadi penopang utama pertumbuhan setelah adanya penyesuaian tingkat suku bunga oleh Bank Indonesia. Pada Rapat Dewan Gubernur tanggal 20 Mei 2026, Bank Indonesia diketahui telah menaikkan BI Rate menjadi sebesar 5,25 persen.

Artikel terkait

Rekomendasi