Banjir Bandang Terjang Gorontalo Utara dan Bone Bolango

Banjir Bandang Terjang Gorontalo Utara dan Bone Bolango

Banjir bandang dan tanah longsor melanda wilayah Kabupaten Gorontalo Utara dan Kabupaten Bone Bolango di Provinsi Gorontalo akibat curah hujan yang tinggi pada Selasa (26/5/2026) malam. Bencana alam menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah ini merusak rumah warga, menghanyutkan harta benda, serta memaksa ribuan penduduk mengungsi ke lokasi aman.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo mengonfirmasi terjadinya musibah ganda tersebut. Berdasarkan laporan awal, terdapat satu unit rumah warga yang diduga hanyut akibat terseret arus banjir yang sangat deras.

"Ya, wilayah terdampak ada 2 daerah Kabupaten Gorontalo Utara dan Kabupaten Bone Bolango terdampak banjir dan longsor," ujar Analis Kebencanaan BPBD Gorontalo Moh. Tahir Laendeng saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (26/6/2026).

Dampak terparah banjir bandang terjadi di Kecamatan Biau, Kabupaten Gorontalo Utara. Berdasarkan data Posko Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Gorontalo, musibah ini berdampak pada 820 kepala keluarga atau mencapai 3.034 jiwa di lima desa.

Pemerintah Daerah Gorontalo Utara mencatat ketinggian air di wilayah pemukiman mencapai lutut orang dewasa. Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu menjelaskan lima desa terendam banjir pada Selasa pukul 15.00 WITA, yaitu Desa Luhuto, Bualo, Biau, Omuto, dan Didingga, di mana kondisi paling parah melanda wilayah Komunitas Adat Terpencil (KAT) Didingga hingga air setinggi jendela rumah.

Merespons situasi darurat tersebut, Pemerintah Provinsi Gorontalo segera mendirikan fasilitas penunjang untuk para pengungsi. Tim Tagana diturunkan langsung ke lokasi banjir untuk melakukan pendataan menyeluruh sekaligus mendirikan dapur umum bagi para penyintas.

"Pemerintah Provinsi Gorontalo terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat dalam setiap situasi, terutama dalam kondisi darurat seperti bencana banjir ini," ujar Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Gorontalo Reflin Buata dalam laporan resmi Pemprov Gorontalo.

Di sisi lain, distribusi bantuan sosial kemanusiaan tetap berjalan di tengah situasi bencana. Daging kurban dari sapi bantuan Presiden RI Prabowo Subianto berbobot 1 ton 65 kilogram yang diserahkan lewat pengurus Masjid Al Abrar Desa Didingga berhasil disalurkan kepada warga berhak dan korban banjir di KAT Didingga.

"Setelah dibagikan pada warga yang berhak, daging kurban bantuan presiden berbobot 1 ton 65 kg yang diserahkan melalui pengurus Masjid Al Abrar Desa Didingga, juga disalurkan untuk warga terdampak banjir khususnya di KAT Didingga," kata Camat Biau Sutamin K. Usman sebagaimana dilansir dari ANTARA, Rabu (27/5/2026).

Artikel terkait

Rekomendasi