Banjir Kebon Pala Jakarta Timur Mulai Surut

Banjir Kebon Pala Jakarta Timur Mulai Surut

Luapan air yang merendam kawasan permukiman warga di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur kini dilaporkan berangsur surut pada Selasa (19/5/2026). Sebelumnya, genangan di wilayah tersebut sempat mencapai ketinggian hingga 140 sentimeter akibat kenaikan debit air di Pintu Air Depok.

Kondisi surutnya genangan air di lokasi tersebut terjadi setelah Pintu Air Depok sempat menyentuh status siaga 2, seperti dilansir dari Megapolitan. Fluktuasi ketinggian air di area pemukiman warga ini berlangsung sejak pagi hari.

"Kalau naik mulai jam 04.00 WIB, tapi langsung cepat surut kok, tadi jam 09.00 WIB mulai berkurang tinggal 20 sentimeter, kalau yang ujung masih 40 sentimeter," kata Andre, warga.

Situasi di lokasi menunjukkan bahwa warga sekitar tetap memilih bertahan di kediaman masing-masing. Berdasarkan keterangan warga setempat, tidak ada aktivitas evakuasi mandiri yang dilakukan menuju posko pengungsian.

"Enggak ada yang mengungsi, kalau di sini sudah biasa. Kalau di Depok atau Katulampa siaga 1 baru kemungkinan mengungsi," ungkap Andre, warga.

Pembersihan area tempat tinggal segera dilakukan oleh masyarakat sesaat setelah volume air penanda banjir tersebut mulai menurun. Langkah cepat ini diambil guna mencegah material endapan dari air sungai menjadi sulit dibersihkan.

"Iya langsung dibersihkan, kalau di rumah enggak terlalu tinggi paling sebetis saja," jelas Andre, warga.

Sejumlah warga setempat tampak mulai membersihkan sisa-sisa lumpur yang masuk dan menggenangi bagian dalam rumah mereka. Beberapa perabotan rumah tangga seperti kursi yang sempat terendam air juga mulai dibersihkan oleh pemiliknya.

Meskipun demikian, proses surutnya air belum merata sepenuhnya di seluruh titik permukiman Kebon Pala. Sebagian warga masih harus menerobos genangan air karena ketinggian air di titik terdalam dilaporkan masih tersisa sekitar 40 sentimeter.

Artikel terkait

Rekomendasi