Genangan air setinggi 50 hingga 60 sentimeter merendam persimpangan lampu merah Puri Kembangan, Jakarta Barat, hingga menyebabkan arus lalu lintas dari berbagai arah mengalami kemacetan total pada pukul 12.00 WIB. Kondisi ini memicu antrean kendaraan sepanjang 1 kilometer dari arah Jalan Kembangan Raya menuju Outer Ring Road (JORR).
Kemacetan parah tersebut dilaporkan terjadi akibat tersendatnya laju kendaraan di titik banjir persimpangan JORR arah Duri Kosambi dan Ciledug, sebagaimana dilansir dari Megapolitan. Kepadatan volume kendaraan terpantau mengular dari kawasan JORR hingga mencapai depan Kantor Wali Kota Jakarta Barat.
Situasi di lapangan menunjukkan tumpukan sepeda motor di sisi jalan karena pengendara ragu untuk melintasi genangan air yang cukup tinggi. Arus lalu lintas dari Cengkareng menuju Kembangan pun ikut lumpuh akibat kendaraan dari arah berlawanan yang melintang di tengah persimpangan jalan.
Sejumlah pengendara motor yang memaksakan diri menerjang banjir berakhir dengan kendaraan mogok di pinggir Jalan Outer Ring Road. Keributan antar-pengguna jalan sempat pecah ketika para pemotor melayangkan protes terhadap pengemudi mobil yang melaju kencang hingga memicu gelombang air ke arah mereka.
Faqih (24), seorang kurir paket, menjelaskan bahwa dirinya terjebak di tengah kepadatan lalu lintas selama setengah jam saat berupaya menuju arah Cengkareng.
"Udah setengah jam tadi dari belakang (Kantor Wali Kota) cuma jalan sedikit doang ini. Padat banget. Ini lagi mau ngantar paket ke Cengkareng, jadinya telat," kata Faqih.
Kurir tersebut akhirnya memilih untuk mengalihkan rute dengan berkendara di atas trotoar guna menghindari area terdalam genangan air. Di sisi lain, seorang mahasiswa bernama Zami (20) memilih membatalkan kegiatannya karena akses menuju kampus di wilayah Kebon Jeruk tertutup banjir.
"Tinggi banget masih sekitar se-lutut kayaknya, kalau dipaksain takut mogok, tadi laporan ke kampus akhirnya izin karena di mana-mana banjir," ujar Zami.
Hingga berita ini diturunkan, sejumlah petugas dari Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat masih berada di lokasi untuk menangani genangan. Para petugas mengoperasikan mesin pompa air guna mempercepat penurunan debit air di area persimpangan tersebut agar arus lalu lintas kembali normal.