Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Barat mengalami kendala saat mengevakuasi genangan air di persimpangan Puri Kembangan, Jakarta Barat, pada Selasa (5/5/2026). Upaya penyedotan terhambat akibat tingginya debit air di Kali Angke yang belum kunjung surut hingga siang hari.
Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa pembuangan air dari jalan raya tidak dapat dilakukan secara maksimal karena saluran pembuangan di sekitar kawasan Kembangan sudah mencapai kapasitas penuh. Fenomena ini menyebabkan air yang dipompa kembali meluap ke area jalanan, sebagaimana dilansir dari Megapolitan.
Personel lapangan di lokasi melaporkan bahwa terdapat dua tim dengan total 20 petugas yang dikerahkan untuk menangani banjir tersebut. Petugas Sudin SDA Jakarta Barat, Tarmini, menjelaskan bahwa posisi air di kali pembuangan yang sangat tinggi menjadi faktor utama sulitnya proses pengeringan jalan.
"Ya kesulitannya sebenernya dipompa juga susah, karena kali di sekitarnya tempat ngebuang airnya kan juga penuh, tinggi juga. Jadi ngebalik lagi, karena kali pembuangannya itu yang penuh juga" ungkap Tarmini, Petugas Sudin SDA Jakarta Barat.
Berdasarkan data teknis yang dihimpun petugas, luapan Kali Angke tersebut saat ini berada pada level waspada. Kenaikan tinggi muka air dilaporkan mencapai lebih dari dua kali lipat dari batas normal biasanya.
"Masih tinggi, tadi itu sampai 350 cm sampai Siaga muka airnya. Biasanya normal paling 150 cm. Dua kali lipat naiknya" jelas Tarmini, Petugas Sudin SDA Jakarta Barat.
Guna mempercepat proses penanganan, Sudin SDA menjalin koordinasi dengan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat). Kerja sama ini melibatkan penggunaan pompa mobil berkapasitas besar untuk mengarahkan air menuju Kali Rawa Buaya.
"Di sini kita cuma ngedorong aja ke arah kali Rawa Buaya, nah di sana ada pompa mobil yang gede, disedot dibuang di sana jadinya. Kalau dari arah Puri itu dibantu sama Damkar" kata Tarmini, Petugas Sudin SDA Jakarta Barat.
Meskipun operasional pompa terus berjalan sejak tengah malam, petugas masih bersiaga penuh di lokasi untuk memastikan genangan segera teratasi. Waktu surutnya air diprediksi sangat bergantung pada intensitas hujan yang akan terjadi selanjutnya.
"Ya mudah-mudahan sih sore udah surut, kalau enggak hujan lagi ya harusnya sih bisa, ini kita usahakan sedot terus pompa, kita juga udah enggak pulang-pulang ini soalnya dari tengah malam" tutur Tarmini, Petugas Sudin SDA Jakarta Barat.
Hingga pukul 13.00 WIB, pantauan di lokasi menunjukkan ketinggian air masih berkisar antara 40 hingga 50 sentimeter di persimpangan Puri Kembangan. Dampaknya, sejumlah sepeda motor mengalami mogok mesin, sementara arus lalu lintas di sepanjang Jalan Kembangan Raya menuju Jalan Outer Ring Road (JORR) mengalami kepadatan yang ditangani oleh personel kepolisian, Dishub, dan BPBD DKI Jakarta.