Hujan deras yang mengguyur pada Senin (18/5/2026) malam mengakibatkan Kompleks Tamansari Persada, Kota Bogor, dilanda banjir. Luapan air yang mengalir cukup deras tersebut menutup ruas jalan di kawasan perumahan tersebut.
Ketinggian air yang merendam jalan di Taman Sari Persada diperkirakan mencapai 60 hingga 80 sentimeter, seperti dilansir dari Megapolitan. Luapan air dilaporkan naik dengan sangat cepat dalam waktu beberapa menit setelah hujan lebat terjadi.
Kondisi di lokasi kejadian dikonfirmasi oleh petugas keamanan setempat yang menyaksikan langsung cepatnya peningkatan volume air di area depan kompleks.
"Langsung cepat, menurut saya itu cukup lebih besarlah gitu. Selang berapa menit langsung naik, naik, naik, naik, air," ujar Amir, Sekuriti kompleks.
Petugas berusia 33 tahun tersebut menambahkan bahwa kedalaman air di beberapa titik tertentu mencapai lutut orang dewasa, terutama di area depan dekat tiang.
"Kalau di depan sini sedengkul, tuh seberang dalam situ sedengkul. Kalau di depan sini karena ada tiang, itu sedengkul orang dewasa," sambung Amir.
Amir mengaku tidak bisa memantau kondisi warga secara langsung pada saat kejadian lantaran dirinya terjebak di dalam pos pengamanan akibat kepungan banjir. Kendati demikian, ia tetap berupaya mengarahkan warga yang berjalan kaki untuk mengambil jalur tengah jalan demi keselamatan.
Langkah tersebut dilakukan karena boks kontrol saluran air tergeser oleh arus banjir, sehingga dikhawatirkan warga dapat terperosok ke dalam saluran jika berjalan di lajur pinggir. Di samping itu, Amir juga terus menerima panggilan telepon dari warga yang menanyakan kondisi akses jalan.
"'Pak, banjir apa enggak?' Misalkan banjir, 'Kira-kira mobil bisa masuk apa enggak? Motor bisa enggak?' Kayak gitu biasanya. Biasanya warga tuh kalau sudah hujan lebat, pasti langsung hubungin kami," jelas Amir.
Genangan air di Kompleks Taman Sari Persada dilaporkan baru mulai surut secara perlahan pada Senin malam sekitar pukul 22.15 WIB. Ketika pergantian giliran kerja dilakukan, ketinggian air tercatat baru berkurang sedikit dari kondisi puncaknya.
"Saya pulang ganti shift kan, itu masih posisinya masih tinggi. Baru surut beberapa senti, ya lima atau 10 kurang lah," kata Amir.