Program Kredit Usaha Rakyat atau KUR Mandiri 2026 menjadi pilihan pembiayaan yang banyak dicari oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM untuk tambahan modal usaha. Pembiayaan ini menawarkan suku bunga rendah serta plafon pinjaman yang cukup besar, seperti dikutip dari Info.
Bank Mandiri menghadirkan berbagai pilihan pembiayaan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. Suku bunga yang ditawarkan mulai dari 0,2 persen flat per bulan atau setara sekitar 6 persen efektif per tahun untuk mengembangkan bisnis maupun menambah modal kerja.
Calon debitur sebaiknya memahami syarat pengajuan, jenis KUR yang tersedia, hingga simulasi cicilan sebelum mengajukan pinjaman. Hal ini penting agar nasabah dapat menyesuaikan kemampuan pembayaran dengan kondisi usaha yang dijalankan.
Masyarakat yang ingin mengajukan pinjaman KUR Mandiri tahun 2026 harus memenuhi beberapa persyaratan yang telah ditetapkan. Calon debitur wajib berstatus sebagai Warga Negara Indonesia atau WNI.
Usia minimal untuk mengajukan adalah 21 tahun atau sudah menikah. Selain itu, pemohon harus memiliki usaha produktif yang telah berjalan setidaknya selama 6 bulan.
Dokumen yang perlu disiapkan antara lain e-KTP, Kartu Keluarga, serta surat nikah atau surat cerai apabila diperlukan. Pelaku usaha juga wajib memiliki Nomor Induk Berusaha atau NIB atau Surat Keterangan Usaha atau SKU.
Bagi pengajuan kredit di atas Rp50 juta, nasabah menyertakan NPWP. Peserta KUR Kecil dan KUR Khusus dengan plafon di atas Rp100 juta juga diwajibkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Jenis Kategori KUR Mandiri 2026
Beberapa kategori KUR disediakan oleh Bank Mandiri agar dapat dipilih sesuai skala dan kebutuhan usaha nasabah. Kategori pertama adalah KUR Super Mikro dengan pinjaman hingga Rp10 juta.
KUR Super Mikro menetapkan tenor maksimal 3 tahun untuk modal kerja dan hingga 5 tahun untuk investasi dengan suku bunga 3 persen efektif per tahun. Kategori kedua adalah KUR Mikro dengan plafon Rp10 juta hingga Rp100 juta yang tidak memerlukan jaminan tambahan serta bunga mulai 6 persen per tahun.
Kategori ketiga yaitu KUR Kecil yang menyediakan pinjaman mulai Rp100 juta sampai Rp500 juta dengan tenor maksimal 5 tahun. Jenis ini membutuhkan jaminan tambahan seperti kendaraan, tanah, atau bangunan.
Bank Mandiri juga menyediakan KUR Pekerja Migran Indonesia atau PMI dengan plafon hingga Rp100 juta tanpa agunan tambahan untuk biaya keberangkatan tenaga kerja ke luar negeri. Terakhir, terdapat KUR Khusus dengan plafon hingga Rp500 juta bagi kelompok usaha atau klaster sektor pertanian, perkebunan, serta industri pengolahan.
Tabel Angsuran KUR Mandiri 2026
Simulasi cicilan KUR Mandiri 2026 memberikan gambaran mengenai besaran angsuran bulanan sebelum nasabah melakukan proses pengajuan pinjaman.
| Jumlah Pinjaman | Tenor (Bulan) | Angsuran per Bulan |
|---|---|---|
| Rp10.000.000 | 12 bulan | Rp860.664 |
| Rp10.000.000 | 24 bulan | Rp443.206 |
| Rp50.000.000 | 12 bulan | Rp4.303.321 |
| Rp50.000.000 | 36 bulan | Rp1.521.097 |
| Rp100.000.000 | 24 bulan | Rp4.432.061 |
| Rp100.000.000 | 60 bulan | Rp1.933.280 |
| Rp500.000.000 | 12 bulan | Rp43.033.215 |
| Rp500.000.000 | 60 bulan | Rp9.666.401 |
Angka cicilan di dalam tabel tersebut merupakan simulasi yang dapat berubah. Perubahan disesuaikan dengan kebijakan bank serta hasil evaluasi kelayakan kredit calon debitur.
Tata Cara Mengajukan Pinjaman
Pengajuan dapat dilakukan dengan mendatangi kantor cabang Bank Mandiri terdekat sesuai domisili usaha setelah seluruh persyaratan dipenuhi. Calon debitur kemudian menyampaikan tujuan pengajuan KUR kepada petugas bank.
Langkah selanjutnya adalah mengisi formulir pengajuan dengan data yang benar dan menyerahkan seluruh dokumen pendukung. Nasabah tinggal menunggu proses verifikasi serta survei lapangan dari pihak bank.
Dana pinjaman segera dicairkan ke rekening nasabah apabila pengajuan tersebut telah mendapatkan persetujuan. Pelaku usaha disarankan memastikan usahanya aktif dan berjalan produktif untuk meningkatkan peluang persetujuan.
Peluang persetujuan hingga plafon Rp500 juta juga semakin besar jika nasabah menyiapkan laporan keuangan yang rapi. Hindari pula memiliki riwayat kredit bermasalah serta lengkapi seluruh dokumen identitas dan legalitas usaha.