Batas Pendaftaran Mitra Statistik BPS Sensus Ekonomi 2026 Berakhir

Batas Pendaftaran Mitra Statistik BPS Sensus Ekonomi 2026 Berakhir

Proses rekrutmen Mitra Statistik untuk Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) kini telah memasuki babak baru. Dilansir dari Suara, antusiasme masyarakat terpantau sangat tinggi sejak pendaftaran dibuka pada awal Mei 2026.

Banyak calon pelamar mempertanyakan status pendaftaran pada tanggal 15 Mei 2026. Berdasarkan jadwal resmi, masa registrasi yang sempat diperpanjang kini telah resmi berakhir.

Awalnya, pendaftaran melalui laman mitra.bps.go.id atau aplikasi SOBAT BPS dijadwalkan pada 8 hingga 11 Mei 2026. Namun, pihak BPS memberikan waktu tambahan bagi pelamar hingga tanggal 13 Mei 2026.

Mengingat pendaftaran telah ditutup, para pelamar kini harus fokus pada tahapan seleksi selanjutnya. Saat ini, proses rekrutmen sudah berlanjut ke tahap pengujian kemampuan para calon mitra.

Berikut adalah rincian jadwal lengkap seleksi Mitra Statistik untuk Sensus Ekonomi 2026:

  • Seleksi Administrasi Mitra Tambahan: 8-14 Mei 2026
  • Tes Kompetensi Mitra Tambahan: 15-20 Mei 2026
  • Submit Pakta Integritas Mitra Tambahan: 22-24 Mei 2026
  • Pengumuman Hasil Seleksi Akhir: 25 Mei 2026

Sensus Ekonomi sendiri merupakan agenda besar pendataan seluruh unit usaha non-pertanian di Indonesia. Program sepuluh tahunan ini dijadwalkan berlangsung secara intensif mulai Mei hingga Agustus 2026.

Estimasi Gaji dan Kebutuhan Petugas

Rekrutmen ini menarik perhatian besar karena BPS membutuhkan sekitar 190 ribu petugas di seluruh Indonesia. Selain pengalaman lapangan, besaran honorarium menjadi faktor utama tingginya minat pendaftar.

Gaji Mitra BPS untuk Sensus Ekonomi 2026 diperkirakan berada pada rentang Rp3 juta hingga Rp5 juta per bulan. Namun, angka tersebut bersifat fleksibel dan tidak seragam untuk semua wilayah.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, memberikan penjelasan mengenai skema pengupahan ini pada November 2025 lalu.

"Tergantung wilayahnya. (Besaran gajinya) antara Rp3-5 juta ya, tergantung daerahnya."

Perbedaan nominal ini didasarkan pada kondisi geografis, tingkat kesulitan medan tugas, serta beban kerja di masing-masing daerah penugasan. Wilayah dengan biaya operasional tinggi cenderung mendapatkan honor yang lebih besar.

Artikel terkait

Rekomendasi