PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) membukukan pertumbuhan signifikan pada transaksi mobile banking lewat aplikasi Bale by BTN hingga April 2026, seiring meningkatnya adopsi layanan perbankan digital oleh masyarakat, dilansir dari Keuangan pada Jumat (29/5).
Jumlah pengguna aplikasi tersebut kini menyentuh angka kisaran 4,1 juta user. Dari sisi aktivitas, tercatat ada sekitar 40 juta transaksi atau melonjak 87 persen secara tahunan, sementara volume transaksi naik 55 persen mencapai Rp44,2 triliun.
“Hal ini mencerminkan semakin tingginya adopsi layanan perbankan digital oleh masyarakat yang mengutamakan kemudahan, kecepatan, dan fleksibilitas dalam bertransaksi,” ujar Thomas Wahyudi, SEVP Digital Business BTN.
Perluasan fitur transfer, pembayaran, pembelian, hingga gaya hidup menjadi pendorong utama pertumbuhan tersebut. Pihak perseroan pun optimistis tren ini berlanjut dengan target menembus 5 juta pengguna, pertumbuhan transaksi 55 persen, serta kenaikan volume di atas 20 persen pada akhir tahun 2026.
“BTN akan terus memperkuat kapabilitas Bale by BTN melalui pengembangan fitur dan layanan yang semakin relevan dengan kebutuhan nasabah, disertai peningkatan user experience agar proses transaksi menjadi lebih seamless, praktis, dan nyaman digunakan,” kata Thomas Wahyudi, SEVP Digital Business BTN.
Guna mengimbangi kenaikan trafik, manajemen memastikan penguatan infrastruktur teknologi dan sistem keamanan, termasuk penerapan proteksi berlapis seperti biometric login dan fraud detection system real time. Perseroan juga sudah mengantongi sertifikasi keamanan internasional ISO 27001.
“Aspek keamanan informasi, BTN juga telah memiliki sertifikasi keamanan internasional ISO 27001,” ujar Thomas Wahyudi, SEVP Digital Business BTN.
Di samping penguatan sistem, edukasi mengenai kerahasiaan data pribadi kepada nasabah terus digalakkan. Kapasitas sistem saat ini dirancang untuk memproses volume besar per menit dengan pemantauan rutin serta stress test berkala demi menjaga stabilitas.
Peningkatan aktivitas digital ini turut berdampak positif terhadap penghimpunan dana murah atau current account saving account (CASA) perseroan, di mana total saldo dana nasabah dari Bale by BTN melonjak 32 persen secara tahunan per April 2026.
“Semakin tinggi engagement dan aktivitas transaksi nasabah pada platform digital, maka semakin besar pula potensi pertumbuhan dana murah yang terhimpun secara berkelanjutan,” kata Thomas Wahyudi, SEVP Digital Business BTN.