BCA Salurkan Kredit Valas Rp48,9 Triliun Per Maret 2026

BCA Salurkan Kredit Valas Rp48,9 Triliun Per Maret 2026

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit dalam denominasi valuta asing sebesar 2,9 persen secara tahunan pada Maret 2026. Nilai penyaluran modal tersebut mencapai Rp48,9 triliun sebagaimana dilansir dari Keuangan pada Jumat (15/5/2026).

Pihak manajemen terus memperhatikan fluktuasi nilai tukar serta kondisi ekonomi global maupun domestik dalam proses penyaluran dana tersebut. Keputusan strategis ini diambil guna memastikan ekspansi kredit tetap sejalan dengan stabilitas pasar keuangan.

"Ke depan, penyaluran kredit valas akan terus disesuaikan dengan kondisi pasar, kebutuhan nasabah, serta perkembangan perekonomian secara umum," ujar Hera F. Haryn, EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA.

Selain fokus pada pertumbuhan, bank swasta terbesar di Indonesia ini berkomitmen melakukan pengawasan ketat terhadap kualitas pinjaman. Langkah preventif diterapkan untuk meminimalkan risiko aset bermasalah di masa mendatang.

"BCA juga terus melakukan pemantauan terhadap kualitas kredit guna menjaga kualitas aset tetap terjaga dengan baik," kata Hera, Jumat (15/5/2026).

Di tengah kondisi pasar uang yang cukup volatil, perseroan tetap mengedepankan asas kehati-hatian dalam setiap transaksi mata uang asing. Manajemen memastikan bahwa kebutuhan nasabah korporasi maupun individu tetap terlayani dengan aman.

"Kami senantiasa mencermati perkembangan nilai tukar dan aktivitas transaksi valas secara prudent untuk memastikan layanan tetap responsif, aman, dan memenuhi kebutuhan nasabah," tutup Hera F. Haryn, EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA.

Artikel terkait

Rekomendasi