Perusahaan investasi Berkshire Hathaway melakukan perombakan besar portofolio saham pada kuartal I-2026 dengan masuk sebagai investor baru di maskapai Delta Air Lines senilai US$ 2,65 miliar. Langkah strategis ini dilakukan di bawah pengawasan Greg Abel yang kini mengelola mayoritas aset perusahaan.
Dilansir dari Internasional, perusahaan yang berbasis di New York tersebut juga melipatgandakan kepemilikan saham di induk Google, Alphabet Inc, menjadi sekitar US$ 16,6 miliar. Penyesuaian ini terungkap melalui laporan terbaru kepada regulator yang dirilis pada Jumat, 15 Mei 2026.
Data keuangan menunjukkan Berkshire membeli saham dengan total nilai US$ 15,94 miliar, namun melakukan penjualan aset yang lebih besar mencapai US$ 24,09 miliar sepanjang Januari hingga Maret 2026. Hingga akhir Maret, total nilai portofolio saham perusahaan yang tercatat di bursa Amerika Serikat mencapai US$ 288 miliar.
Selain Alphabet, kepemilikan di The New York Times Company juga ditingkatkan hingga dua kali lipat yang membuat Berkshire kini menguasai 9 persen saham perusahaan media itu. Di sisi lain, perusahaan justru melepas sejumlah kepemilikan kecil pada entitas besar seperti Amazon.com, UnitedHealth Group, Visa, dan Mastercard.
Keputusan investasi ini mencerminkan transisi kepemimpinan mengingat Greg Abel kini mengawasi sekitar 94 persen portofolio saham perusahaan. Sementara itu, sisa portofolio sebesar 6 persen masih dikelola oleh manajer investasi Ted Weschler.
Kembalinya Berkshire ke sektor penerbangan melalui Delta Air Lines menarik perhatian pasar setelah Warren Buffett sempat menjual seluruh saham maskapainya pada tahun 2020 akibat pandemi. Sinyal positif ini memicu kenaikan harga saham Delta sebesar 3,2 persen pada perdagangan setelah penutupan pasar.
Berkshire juga melaporkan kepemilikan baru sebanyak 3 juta saham di jaringan ritel Macy's dengan nilai investasi sekitar US$ 55 juta. Kabar masuknya perusahaan milik Buffett ini mendorong saham Macy's mengalami kenaikan hingga hampir 6 persen pada perdagangan after-hours.