Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur memperketat pengawasan terhadap aset penerangan jalan umum (PJU) menyusul maraknya kasus pencurian lampu dan komponen panel listrik di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT), Jakarta Timur, pada Senin (18/5/2026).
Langkah preventif diambil karena aksi kriminalitas tersebut sering menyasar area-area yang sepi dan minim permukiman warga. Hal ini dilansir dari Megapolitan berdasarkan laporan kantor berita Antara mengenai kendala pengawasan di lapangan.
Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur Benhard Hutajulu menjelaskan bahwa hilangnya fasilitas penerangan membuat sejumlah titik di sepanjang BKT menjadi padam.
"Aksi pencurian diduga kerap terjadi di kawasan minim permukiman warga, seperti di sepanjang Banjir Kanal Timur," kata Benhard di Jakarta, Senin (18/5/2026), dikutip dari Antara.
Sebagai respons atas situasi tersebut, jajaran personel lapangan dikerahkan secara intensif untuk memantau titik-titik rawan.
"Seluruh personel Pasukan Kuning diminta meningkatkan pengawasan, khususnya pada malam hari sambil melakukan pemantauan terhadap lampu PJU yang padam," ucap Benhard.
Upaya penguatan internal juga telah dilakukan dengan mengumpulkan para petugas di wilayah Cakung guna menyelaraskan strategi pengamanan di lapangan.
"Sudah kita kumpulkan di Gudang Sudin Bina Marga, Jalan Raya Stasiun Cakung Nomor 74, RT 07/08, Kelurahan Pulo Gebang, Kecamatan Cakung, pada akhir pekan lalu. Mereka diberikan motivasi sekaligus edukasi agar lebih optimal dalam melakukan pengawasan di lapangan," jelas Benhard.
Dampak dari padamnya lampu jalan dinilai tidak hanya merugikan keuangan daerah, tetapi juga memicu kerawanan sosial dan kecelakaan lalu lintas. Sudin Bina Marga Jakarta Timur kini menjalin koordinasi dengan Satpol PP serta aparat kelurahan dan kecamatan setempat untuk memperluas jangkauan patroli.
"Adanya bantuan dari unsur kelurahan, kecamatan, dan Satpol PP, diharapkan pengawasan di lapangan semakin kuat sehingga petugas lebih semangat dan merasa mendapat dukungan dari unit terkait," ujar Benhard.
Kasus serupa sebelumnya menimpa fasilitas publik di wilayah Rawamangun yang menyebabkan puluhan lampu jalan padam total. Kepala Seksi Prasarana Sarana Utilitas Kota dan Penerangan Jalan Umum Sudin Bina Marga Jakarta Timur Yanuar Ikhsan mengonfirmasi tindakan pemulihan yang telah diselesaikan akhir pekan lalu.
"Kami bergerak cepat melakukan perbaikan lampu PJU di Jalan Pemuda, Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur, sejak Jumat (15/5/2026). Perbaikan dilakukan setelah puluhan lampu jalan di kawasan tersebut padam akibat aksi pencurian pada panel listrik," kata Yanuar saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (17/5/2026).
Akibat insiden di Jalan Pemuda tersebut, sebanyak 50 lampu PJU berdaya 90 watt dan 120 watt sempat padam sebelum akhirnya diperbaiki oleh petugas.