Bank BJB Syariah Catat Pertumbuhan Pembiayaan Rumah Empat Persen

Bank BJB Syariah Catat Pertumbuhan Pembiayaan Rumah Empat Persen

PT Bank BJB Syariah membukukan pertumbuhan realisasi pembiayaan pemilikan rumah sebesar empat persen secara tahunan hingga Mei 2026, yang didorong oleh tingginya suku bunga kredit pemilikan rumah konvensional, seperti dilansir dari Keuangan pada Rabu (3/6/2026).

Peluang perkembangan industri pembiayaan perumahan berbasis syariah dinilai tetap menjanjikan oleh manajemen perseroan, meskipun terdapat tantangan dari dinamika sektor properti dan situasi ekonomi nasional saat ini.

Minat masyarakat terhadap pembiayaan rumah berbasis syariah yang tetap terjaga menjadi indikator penting bahwa segmen ini memiliki potensi besar untuk terus berkembang di masa depan.

"Perkembangan pembiayaan pemilikan rumah bank bjb syariah masih memiliki prospek yang baik dengan tumbuh positif di tengah tren suku bunga KPR bank konvensional yang masih tinggi," ujar Arief Setyahadi, Direktur Utama Bank BJB Syariah.

Sektor pembiayaan perumahan saat ini diakui memikul sejumlah hambatan berat, termasuk tingginya tingkat suku bunga yang membebani calon konsumen serta penurunan daya beli masyarakat.

Kondisi pasar yang belum pulih seutuhnya juga membuat beberapa pengembang memilih untuk menunda perluasan proyek perumahan, sementara bank konvensional bergerak agresif menawarkan program promosi.

Guna menghadapi pengetatan persaingan, Bank BJB Syariah menetapkan target ekspansi penyaluran pembiayaan rumah sebesar enam persen secara tahunan di sepanjang tahun 2026.

Strategi pencapaian target tersebut dijalankan melalui penguatan penetrasi pada segmen nasabah berisiko rendah, seperti aparatur sipil negara, pegawai BUMN, BUMD, serta pengguna layanan payroll internal.

Perseroan juga memperluas jalinan kerja sama dengan pihak ketiga dan pengembang pilihan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta tata kelola risiko yang ketat.

"Dengan strategi ini diharapkan pertumbuhan penyaluran pembiayaan pemilikan rumah dapat mencapai target yang diharapkan dengan kualitas pembiayaan yang sehat serta risiko yang tetap terkendali," ujar Arief Setyahadi, Direktur Utama Bank BJB Syariah.

Artikel terkait

Rekomendasi