Guncangan gempa tektonik berkekuatan magnitudo 5,8 melanda wilayah tenggara Bitung dan Manado, Sulawesi Utara, pada Jumat (22/5/2026) pukul 08.05 WIB akibat aktivitas seismik di bawah permukaan laut.
Badan Meteorologi, Climataologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan bahwa episenter gempa bumi dangkal ini terletak pada koordinat 1,07 Lintang Utara serta 126,18 Bujur Timur. Pusat getaran berada di laut dengan jarak 124 kilometer arah tenggara Bitung pada kedalaman 26 kilometer.
Melalui akun media sosial resmi, BMKG menginformasikan parameter awal sesaat setelah getaran tektonik tersebut terdeteksi oleh sistem pemantauan.
"#Gempa Mag:5.8, 22-Mei-26 08:05:09 WIB, Lok:1.07 LU,126.18 BT (124 km Tenggara Bitung-Sulut), kedalaman:26 Km," tulis BMKG.
Lembaga geofisika tersebut menegaskan bahwa indikator fisis dari peristiwa tektonik di perairan Sulawesi Utara dan Maluku Utara ini tidak berpotensi memicu gelombang pasang di kawasan pesisir.
"Tidak berpotensi tsunami," jelas BMKG.
Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai dampak kerusakan fisik pada bangunan maupun korban jiwa akibat getaran tersebut. BMKG mengimbau masyarakat pesisir untuk mengabaikan kabar bohong dan tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.