BMKG Menerbitkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

BMKG Menerbitkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui Stasiun Meteorologi Kelas IIA Sam Ratulangi Manado menerbitkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di wilayah Sulawesi Utara dari tanggal 16 hingga 18 Mei 2026.

Langkah antisipasi ini diambil setelah terdeteksinya aktivitas konvektif yang meningkat signifikan akibat pergerakan gelombang Kelvin di atmosfer setempat. Penjelasan mengenai dinamika atmosfer tersebut disampaikan oleh Plh Kepala Stasiun Meteorologi Kelas IIA Manado, Margy Octavia.

Faktor pendukung lain seperti suhu muka air laut yang hangat dan adanya belokan angin atau konvergensi menjadi pemicu utama pertumbuhan awan hujan. Kombinasi dari berbagai fenomena ini berisiko mendatangkan hujan lebat disertai kilat dan angin kencang.

"Kondisi ini dipicu oleh aktifnya gelombang Kelvin di atmosfer wilayah Sulawesi Utara yang meningkatkan aktivitas konvektif secara signifikan," ujar Margy Octavia, Plh Kepala Stasiun Meteorologi Kelas IIA Manado.

Badan meteorologi tersebut mengidentifikasi tujuh wilayah yang masuk zona waspada, meliputi Kota Manado, Kota Bitung, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolmong Utara, dan Kabupaten Bolmong Selatan.

"Kami meminta masyarakat dan pemerintah setempat mewaspadai potensi genangan air, banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang. Terutama bagi warga yang tinggal di daerah bertopografi curam, pegunungan, tebing, atau kawasan rawan longsor," tegas Margy Octavia, Plh Kepala Stasiun Meteorologi Kelas IIA Manado.

Dampak lanjutan seperti bencana hidrometeorologi kini menjadi perhatian utama bagi warga yang bermukim di wilayah rawan. Pihak BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memperbarui perkembangan cuaca melalui saluran informasi resmi pemerintah karena sifat kondisi atmosfer yang dinamis.

Artikel terkait

Rekomendasi