PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk memperkuat komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pembiayaan yang bertanggung jawab serta penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) secara menyeluruh pada aspek bisnis, operasional, dan pemberdayaan masyarakat, Jumat (5/6), dilansir dari Keuangan.
"Sebagai institusi keuangan nasional, BNI percaya bahwa pertumbuhan ekonomi harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan," ujar Okki Rushartomo, Corporate Secretary BNI.
Penerapan tersebut diwujudkan perseroan melalui pilar Sustainability Finance, Corporate Sustainability, serta Inklusi & Resilien. Pada sektor bisnis, perluasan pembiayaan hijau dan pembiayaan transisi dijalankan melalui Sustainability Linked Loan (SLL) serta penerbitan Sustainability Bond pada 2025 lalu. Penilaian debitur juga mulai diselaraskan dengan Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI), terutama untuk sektor energi, konstruksi, real estat, transportasi, logistik, kehutanan, dan perkebunan.
Sektor UMKM turut didorong menerapkan praktik ramah lingkungan melalui program Jejak Kopi Khatulistiwa (JKK) dan BNI UMKM Ramah Lingkungan (BUMI) guna membangun ekosistem ekonomi hijau berbasis ekspor. Pada aspek operasional, perseroan menerapkan efisiensi energi, digitalisasi, pengurangan kertas, serta pengelolaan limbah dengan prinsip zero waste to landfill, di mana seluruh limbah operasional Gedung Kantor Pusat kini telah didaur ulang.
BNI juga meluncurkan advisory playbook pertama di Indonesia untuk sektor perkebunan kelapa sawit dalam mendampingi debitur menuju transisi ekonomi hijau. Selain itu, program rehabilitasi lingkungan dilakukan melalui penanaman pohon di kawasan Hutan Organik Megamendung, Kabupaten Bogor, yang sejak 2018 telah merehabilitasi 10 hektare lahan dan menanam 10.000 pohon yang menyerap sekitar 2.002 ton CO2e.
"Langkah kecil yang dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak besar bagi keberlanjutan bumi dan kualitas hidup generasi mendatang," ujar Okki Rushartomo, Corporate Secretary BNI.