Seorang siswa sekolah dasar (SD) berinisial R menjadi korban penjambretan saat bermain ponsel di kawasan Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Senin (11/5/2026) siang. Korban yang duduk di kelas 2 SD tersebut sempat terseret motor pelaku demi mempertahankan barang miliknya.
Aksi kriminalitas ini terjadi sekitar pukul 13.30 WIB saat kondisi lingkungan sekitar sedang sepi. Kejadian bermula ketika korban sedang berjalan kaki sambil mengoperasikan telepon genggamnya sebelum akhirnya didekati oleh seorang pengendara motor yang berputar balik ke arahnya.
Petugas keamanan setempat, Sahlani, memberikan kesaksian bahwa dirinya sedang bertugas ketika mendengar teriakan minta tolong dari arah jalan raya. Ia menyebutkan warga langsung berhamburan keluar saat menyadari adanya tindak kejahatan tersebut, sebagaimana dilansir dari Megapolitan.
"Kejadiannya persis 13.30 WIB. Saya waktu itu belum istirahat, lagi ngepel, terus anak itu teriak-teriak ‘Tolong, tolong’. Nah, ada warga lain ikut teriak, ‘Jambret, jambret’, terus pada keluar," ujar Sahlani saat ditemui di sekitar lokasi kejadian, Selasa (12/5/2026).
Berdasarkan keterangan saksi, korban melakukan upaya refleks untuk menarik kembali ponselnya yang telah dirampas. Hal ini menyebabkan bocah laki-laki tersebut ikut terbawa laju sepeda motor pelaku beberapa meter.
"Anaknya sempat bergelantungan di tangan pelaku, karena dia ngira handphonenya masih dibawa. Padahal handphonenya jatuh di jalan waktu tarik-tarikan," katanya.
Sahlani menuturkan bahwa identitas terduga pelaku segera terungkap setelah beberapa warga mengenali wajah pria tersebut. Informasi mengenai tempat tinggal pelaku yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian memicu kemarahan massa.
"Warga di sini akhirnya ramai setelah tahu siapa terduga pelakunya. Katanya ada warga yang kenal, makanya rumah pelaku sempat didatangi warga," tambahnya.
Berdasarkan rekaman video dari akun Instagram beritamatraman, pelaku beraksi menggunakan masker dan topi dengan mengendarai sepeda motor bernomor polisi B 6788 TPP. Narasi dalam unggahan tersebut memperjelas detail kejadian yang menimpa korban.
"Pelaku berpenampilan mengenakan baju putih, topi, dan masker, mengendarai sepeda motor dengan nomor polisi B 6788 TPP. Ia berusaha merebut paksa ponsel seorang bocah laki-laki bernama Rait (kelas 2 SD). Korban sempat bertahan, namun menurut kesaksian, ponsel terjatuh sehingga tidak berhasil dibawa kabur pelaku," tulis keterangan akun Instagram beritamatraman.
Pelaku penjambretan saat ini telah diamankan dan dilaporkan ke pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Jatinegara. Sementara itu, korban dilaporkan hanya mengalami luka ringan akibat melompat dari motor saat aksi tarik-menarik terjadi.