Seorang siswa sekolah dasar berinisial MR (11) meninggal dunia setelah tenggelam di aliran Kali Pesing, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Jumat sore, 8 Mei 2026. Insiden tragis ini terjadi saat korban bersama rekan-rekannya sedang dalam perjalanan menuju masjid untuk menunaikan ibadah shalat Jumat.
Peristiwa nahas tersebut menyebabkan satu orang korban jiwa, sementara satu anak lainnya berhasil diselamatkan dan kini menjalani perawatan medis. Berdasarkan laporan dari Megapolitan, musibah bermula ketika rombongan anak-anak tersebut melintasi tepian kali sesaat sebelum adzan berkumandang.
Nung, seorang saksi mata di lokasi kejadian, mengungkapkan bahwa korban terpeleset saat mencoba melewati jembatan kecil dengan berlari. Saat itu, korban terpisah sedikit dari rombongan teman-temannya yang juga sedang berjalan menuju tempat ibadah.
"Yang saya tahu ya, tadi dia, tuh anak mau jalan shalat Jumat. Sama teman-temannya rame-rame, cuma tuh anak sendiri doang nih yang pengen lewat jembatan kecil. Nah, dia jalan, lari, kepleset," ujar Nung.
Kejadian berlanjut ketika salah satu rekan korban berusaha memberikan pertolongan secara spontan tepat saat adzan shalat Jumat mulai terdengar. Namun, upaya penyelamatan tersebut gagal karena adanya perbedaan ukuran fisik yang signifikan antara kedua anak tersebut.
"Pas adzan dia jatuh, terus temannya nolongin nih. Karena badannya nih anak yang kecebur yang pertama gede, enggak bisa, yang nolongin badannya kecil, jadi enggak bisa dia ngangkat. Nah, dua-duanya cemplung. Cuma yang satu selamat, yang satunya enggak," tutur Nung.
Suasana di sekitar lokasi yang cenderung sepi karena warga sedang bersiap shalat Jumat membuat proses pencarian bantuan sempat terkendala. Anak-anak lain yang menyaksikan kejadian tersebut segera berlari mencari pertolongan hingga bertemu dengan seorang pekerja yang melintas.
"Ditolongin sama anak-anak teman yang lain tuh minta tolong sama orang yang lewat. Orang kerja, mau jalan kerja, minta tolong. Emang pas jam Jumatan kan enggak ada orang," ucap Nung.
Akibat peristiwa ini, MR dipastikan meninggal dunia setelah sempat tenggelam di dasar aliran kali. Sementara itu, rekan korban yang ikut tercebur saat berusaha menolong berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat oleh warga setempat.