BPBD DKI Jakarta Ingatkan Potensi Banjir Rob Pesisir Utara

BPBD DKI Jakarta Ingatkan Potensi Banjir Rob Pesisir Utara

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengimbau warga di pesisir utara Jakarta untuk mewaspadai ancaman banjir pesisir atau rob yang diprediksi terjadi pada 14-21 Mei 2026. Peringatan ini muncul menyusul adanya informasi mengenai pasang maksimum air laut dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Kenaikan permukaan air laut ini dipicu oleh fenomena astronomi yang terjadi dalam waktu bersamaan. Berdasarkan laporan resmi melalui akun Instagram BPBD DKI Jakarta, kondisi tersebut sangat dipengaruhi oleh posisi bulan terhadap bumi, sebagaimana dilansir dari Megapolitan.

“Adanya fenomena pasang maksimum air laut yang bersamaan dengan fase bulan Super New Moon (fase bulan baru dan perigee) pada tanggal 17 Mei 2026, berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum berupa banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir utara Jakarta,” tulis BPBD DKI Jakarta.

Lembaga tersebut menekankan pentingnya langkah antisipasi bagi penduduk yang bermukim di kawasan yang bersentuhan langsung dengan garis pantai. Kewaspadaan harus ditingkatkan terutama saat memasuki periode puncak pasang air laut agar dampak kerugian dapat diminimalisir.

Sejumlah titik di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu masuk dalam daftar area yang memiliki risiko tinggi terdampak luapan air laut ini. Daftar wilayah tersebut mencakup kawasan pemukiman padat hingga zona industri di sepanjang pantai utara ibu kota.

Daftar Wilayah Potensi Terdampak Banjir Rob
NoLokasi Wilayah
1Kamal Muara
2Kapuk Muara
3Penjaringan
4Pluit
5Ancol
6Kamal
7Marunda
8Cilincing
9Kalibaru
10Muara Angke
11Tanjung Priok
12Kepulauan Seribu

Selain memantau kenaikan air, warga diminta memperhatikan fungsionalitas sistem drainase di lingkungan masing-masing. Hal ini bertujuan agar air yang masuk ke daratan dapat segera surut dan tidak menimbulkan genangan yang berkepanjangan di area rumah warga.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyediakan kanal informasi melalui situs resmi bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut untuk memantau perkembangan situasi terkini. Dalam kondisi darurat, masyarakat diarahkan untuk segera menghubungi layanan terpadu Jakarta Siaga 112 guna mendapatkan bantuan petugas.

Artikel terkait

Rekomendasi