PT Brantas Abipraya (Persero) telah menyelesaikan pembangunan empat infrastruktur embung di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Jumat (8/5/2026). Proyek ini merupakan penugasan pemerintah pusat dalam upaya memperkuat ketahanan air dan pangan nasional secara berkelanjutan.
Empat fasilitas yang telah rampung tersebut adalah Embung Kejawar, Embung Wangon, Embung Alasmalang, dan Embung Kedunggede sebagaimana dilansir dari Money. Keberadaan empat titik tampungan air ini diproyeksikan menjadi penyedia air baku, irigasi pertanian, dan cadangan air saat kemarau.
Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Dian Sovana, menjelaskan bahwa fokus pembangunan tidak hanya terpaku pada kekuatan teknis. Perusahaan pelat merah tersebut memastikan infrastruktur yang dibangun dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar lokasi proyek.
"Kami berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya andal secara fungsi, tetapi juga memberikan nilai tambah sosial dan ekonomi bagi masyarakat," ujar Dian Sovana, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.
Fasilitas ini juga dikembangkan menjadi ruang publik bagi warga sekitar. Selain fungsi teknis seperti irigasi, Embung Kejawar dan Embung Wangon telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang mencakup intake, outlet, rumah jaga, toilet, serta area terbuka untuk aktivitas sosial.
| Nama Embung | Kapasitas (Meter Kubik) |
|---|---|
| Embung Kejawar | 9.534 |
| Embung Wangon | 12.701 |
| Embung Alasmalang | 25.200 |
| Embung Kedunggede | 18.028 |
Penyelesaian proyek ini menjadi bagian dari langkah strategis perusahaan untuk mendukung program pembangunan embung di berbagai wilayah Indonesia lainnya. Target utama dari ekspansi infrastruktur ini adalah menjaga ketersediaan air yang stabil bagi sektor perikanan dan pertanian penduduk lokal.