PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memperluas komitmen pengurangan emisi berbasis rumah tangga lewat kolaborasi bersama Bank Sampah Muria Berseri Kudus pada Rabu (3/6). Langkah ini merupakan pengembangan Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu untuk mengubah limbah domestik menjadi bernilai ekonomi, seperti dilansir dari Suara.
Melalui perluasan kerja sama ini, masyarakat dapat menyetorkan sampah anorganik seperti plastik, kardus, aluminium, besi, hingga kaca. Seluruh hasil setoran tersebut bakal dikonversi menjadi nilai ekonomi yang langsung masuk ke dalam rekening bank milik nasabah.
Hingga Maret 2026, Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu tercatat telah mengumpulkan lebih dari 1.261 kilogram sampah dari 21 klaster perumahan. Pihak manajemen berencana memperluas jangkauan program ini ke 8 provinsi serta 15 kota di seluruh Indonesia.
Penurunan emisi karbon dinilai dapat diawali dari lingkungan keluarga melalui pengelolaan limbah yang tepat. Kemitraan dengan komunitas lokal diharapkan mampu memberikan keuntungan finansial sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
“BTN percaya pengurangan emisi bisa dimulai dari rumah. Melalui kolaborasi dengan komunitas bank sampah lokal, kami ingin masyarakat merasakan bahwa setor sampah di BTN menjadi lebih cuan sekaligus ikut menjaga lingkungan,” ujar Setiyo Wibowo, Direktur Risk Management BTN.
Urgensi penanganan limbah domestik ini didasarkan pada data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang menunjukkan bahwa rumah tangga menyumbang 46,3 persen atau sekitar 34,1 juta ton dari total produksi sampah nasional per tahun. Dari jumlah tersebut, baru 31,3 persen atau sekitar 10,7 juta ton yang berhasil dikelola.
Peningkatan kedekatan dengan masyarakat juga menjadi fokus perusahaan melalui penyediaan layanan yang terintegrasi dalam aktivitas sehari-hari. Kehadiran perbankan diharapkan tidak terbatas pada fasilitas pembiayaan perumahan semata.
“BTN ingin hadir tidak hanya saat masyarakat membeli rumah, tetapi juga mendukung kebiasaan baru yang memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan,” tutur Hermita, Direktur Commercial Banking BTN.