PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menyelenggarakan program Lelang Akbar BTN 2026 di Jakarta pada Senin (25/5/2026) untuk mempermudah masyarakat mendapatkan hunian terjangkau. Melalui program ini, dilansir dari Suara, BTN menawarkan berbagai aset rumah lelang dengan potongan harga mencapai 40 persen di bawah harga pasar.
Kemudahan akses informasi mengenai aset rumah lelang ini didukung oleh pemanfaatan kanal digital bernama Bale Lelang BTN. SEVP Assets Management BTN Benjamen Sihombing menjelaskan bahwa platform digital tersebut mempermudah masyarakat dalam memilih hunian yang kompetitif secara transparan.
"Rumah lelang BTN dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin memiliki hunian dengan harga lebih kompetitif. Prosesnya juga semakin mudah karena masyarakat dapat melihat katalog aset secara digital, memilih rumah sesuai kebutuhan, lalu mengikuti proses lelang secara transparan," ujar Benjamen, SEVP Assets Management BTN.
Prosedur mengikuti lelang ini dimulai dengan mengakses situs resmi Balelelang.btn.co.id atau aplikasi mobile Bale by BTN untuk melihat katalog. Setelah memilih properti dan mempelajari legalitas serta harga limit, calon pembeli melakukan registrasi dan menyetor uang jaminan di situs resmi lelang.go.id.
Bagi pemenang lelang yang menghadapi kendala pendanaan, BTN menyediakan fasilitas pembiayaan berupa KPR Maju. Fasilitas ini menawarkan insentif berupa bunga mulai 5 persen, uang muka dari 1 persen, serta masa tenor kredit hingga 30 tahun.
"Melalui ekosistem rumah lelang ini, BTN ingin memperluas akses kepemilikan rumah second, mendukung Program 3 Juta Rumah, sekaligus memberikan alternatif hunian yang lebih terjangkau di tengah kenaikan harga rumah," kata Benjamen, SEVP Assets Management BTN.