PT Citra Tubindo Tbk Bagikan Dividen Saham Rp372,17 Miliar

PT Citra Tubindo Tbk Bagikan Dividen Saham Rp372,17 Miliar

PT Citra Tubindo Tbk (CTBN) mengumumkan pembagian dividen tunai total Rp372,17 miliar untuk tahun buku 2025, dengan hari ini sebagai batas akhir periode cum dividen bagi investor yang ingin mendapatkan hak berwujud dana tunai.

Aksi korporasi emiten berkode saham CTBN ini telah mendapatkan persetujuan resmi melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang diselenggarakan pada 26 Mei 2026 lalu, dilansir dari Investasi.

Setiap pemegang satu lembar saham akan memperoleh dividen tunai senilai Rp465, atau setara dengan Rp46.500 per satu lot saham. Manajemen perseroan memastikan bahwa tidak ada pembagian dividen interim yang dilakukan untuk periode tahun buku 2025.

Rencana pembagian keuntungan ini disampaikan langsung oleh pihak manajemen perusahaan melalui keterbukaan informasi kepada publik.

"Perseroan menyampaikan rencana pembagian Dividen Tunai untuk periode tahun buku 2025 sesuai dengan hasil RUPS Tahunan tanggal 26 Mei 2026," ujar Susi Yulianti, Corporate Secretary PT Citra Tubindo Tbk.

Keputusan pembagian dividen ini didasarkan pada laporan kinerja keuangan positif anak usaha Vallourec Tubes tersebut sepanjang tahun 2025. Perusahaan yang memproduksi pipa pengeboran ini sukses mencatatkan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar USD21,78 juta per 31 Desember 2025.

Kondisi finansial perusahaan juga diperkuat dengan kepemilikan saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar USD71,99 juta. Di samping itu, total ekuitas perseroan tercatat berada di angka USD124,47 juta.

Berdasarkan jadwal resmi, proses pencatatan investor yang berhak atas dividen atau recording date akan jatuh pada 10 Juni 2026 pukul 16.00 WIB. Selanjutnya, tahapan ex dividen untuk pasar tunai akan berlangsung pada 11 Juni 2026.

Penyaluran dana dividen tunai dijadwalkan secara serentak pada 2 Juli 2026. Dana tersebut akan langsung dikirimkan ke rekening masing-masing investor yang terdata dalam sistem Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Artikel terkait

Rekomendasi