CORE Indonesia Dorong Pelaku Industri Cari Pemasok Bahan Baku Lokal

CORE Indonesia Dorong Pelaku Industri Cari Pemasok Bahan Baku Lokal

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang terus terjadi memicu desakan bagi sektor industri nasional untuk segera memitigasi dampak ekonomi. Langkah strategis berupa pengalihan kemitraan ke penyedia pasokan domestik menjadi pilihan utama guna menjaga stabilitas operasional.

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal menyarankan industri mulai mencari dan bermitra dengan pemasok lokal sebagai alternatif pengganti (substitusi) bahan baku impor. Upaya ini dinilai krusial di tengah tren penyusutan nilai mata uang dalam negeri.

Berdasarkan data perdagangan, nilai tukar rupiah terus mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir. Setelah ditutup pada level 17.668 per US$ pada perdagangan Senin (19/5), mata uang garuda melemah ke posisi 17.706 per US$ pada sore hari berikutnya, bahkan sempat menyentuh level 17.728 per US$ pada siang hari.

"Apa yang harus dilakukan pelaku industri untuk memitigasi dampak? Tentu saja biasanya jadi kalau nilai tukar terus berkurang, (industri) mencari alternatif pasokan dari dalam negeri yang tidak terlalu banyak terdampak karena pelemahan nilai tukar dan juga melaku...." kata Mohammad Faisal, Direktur Eksekutif CORE Indonesia.

Langkah substitusi bahan baku ke pasar domestik diharapkan mampu menekan ketergantungan industri pada komponen impor yang harganya kian melambung. Penguatan kemitraan lokal ini juga diproyeksikan dapat menjaga keberlangsungan produksi di tengah ketidakpastian pasar global.

Artikel terkait

Rekomendasi