Danamart Perkuat Mitigasi Risiko Hadapi Kenaikan Suku Bunga BI

Danamart Perkuat Mitigasi Risiko Hadapi Kenaikan Suku Bunga BI

PT Dana Aguna Nusantara (Danamart) memperkuat strategi mitigasi risiko dan seleksi proyek untuk menjaga kepercayaan pemodal di tengah kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) menjadi 5,25 persen pada Senin (1/6/2026). Dilansir dari Keuangan, kebijakan ini diterapkan untuk mengantisipasi beralihnya preferensi investor ke produk perbankan yang berisiko lebih rendah.

Langkah pengetatan tersebut diambil perusahaan securities crowdfunding guna memastikan instrumen urun dana tetap menjadi alternatif investasi yang menarik pada sektor riil produktif. Pengelola platform kini lebih fokus pada proyek dengan landasan bisnis yang jelas dan arus kas yang terukur.

"Selain itu, akan terus melakukan kurasi proyek secara selektif, monitoring berkala, serta mendorong transparansi laporan kepada investor," katanya Head of Marketing Communication Danamart Cindera Hegawan.

Penentuan imbal hasil pada setiap pendanaan di platform ini disesuaikan berdasarkan rekam jejak industri, durasi proyek, hingga kemampuan pembayaran dari penerbit dana. Cindera menegaskan bahwa potensi keuntungan yang ditawarkan kepada para pemodal saat ini masih sangat kompetitif.

"Kisaran sekitar 16% hingga 20% per tahun (gross), tergantung karakteristik dan risiko proyek masing-masing," ucapnya Head of Marketing Communication Danamart Cindera Hegawan.

Akumulasi penyaluran dana melalui Danamart tercatat telah menembus angka lebih dari Rp 158 miliar hingga akhir Mei 2026. Fasilitas pembiayaan tersebut disalurkan kepada lebih dari 50 penerbit dengan dukungan dari 11.305 investor terdaftar, di mana sektor ekonomi hijau menjadi penyerap modal terbesar dalam beberapa bulan terakhir.

Artikel terkait

Rekomendasi