Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara resmi masuk sebagai investor di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk pada Selasa untuk memperkuat ekosistem transportasi daring. Langkah strategis ini bertujuan menurunkan potongan biaya bagi para pengemudi ojek online di Indonesia.
Kepemilikan saham oleh lembaga pengelola investasi negara tersebut direncanakan akan ditambah secara berkelanjutan. Kepastian mengenai aksi korporasi ini disampaikan langsung oleh CEO Danantara Rosan Roeslani saat ditemui di Jakarta, sebagaimana dilansir dari Money.
"Kita sudah masuk, terus akan kita tingkatkan secara bertahap," kata Rosan Roeslani, CEO Danantara.
Meskipun telah mengonfirmasi masuknya investasi tersebut, Rosan masih merahasiakan detail jumlah saham yang telah dikuasai. Pihak Danantara juga belum membeberkan target spesifik maupun skema pendanaan yang digunakan untuk mengambil alih porsi kepemilikan di raksasa teknologi itu.
Intervensi pemerintah melalui instrumen investasi ini dikonfirmasi oleh Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad sebagai bagian dari kebijakan memperbaiki kesejahteraan pekerja lapangan. Pemerintah menargetkan penurunan biaya potongan aplikator yang sebelumnya mencapai angka 20 persen.
Melalui kehadiran Danantara di jajaran pemegang saham, pemerintah memiliki kekuatan untuk mendorong implementasi Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026. Aturan tersebut secara tegas memberikan batasan maksimal potongan sebesar delapan persen untuk meringankan beban para mitra pengemudi.