PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) resmi memulai masa transisi operasional untuk mengelola ekspor komoditas unggulan secara satu pintu pada Senin (1/6/2026), dilansir dari Suara.
Kebijakan pengalihan arus ekspor batu bara, kelapa sawit, hingga ferroalloy ke dalam satu pintu ini diterapkan pemerintah guna memperkuat tata kelola komoditas strategis nasional, mengoptimalkan devisa, serta meningkatkan pengawasan.
Meskipun operasional telah berjalan, susunan kepengurusan struktural yang akan memimpin DSI belum sepenuhnya lengkap karena baru posisi Direktur Utama yang resmi ditempati oleh Luke Thomas Mahony.
Proses penyaringan ketat untuk figur-figur yang akan mengisi pos strategis lainnya kini tengah berjalan, dan pengumuman nama-nama pejabat baru tersebut dijadwalkan keluar pada pekan ini.
Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, memberikan penjelasan mengenai perkembangan seleksi demi menjaga profesionalitas serta transparansi perusahaan.
"Insyaallah mudah-mudahan nanti minggu depan (minggu ini) akan ada beberapa nama lagi yang akan diumumkan oleh Danantara menjadi bagian daripada tim," kata Dony Oskaria, Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara.
Formasi jajaran manajemen DSI ke depan bakal diperkuat oleh kolaborasi tenaga profesional bersama perwakilan lintas sektor, meliputi Kementerian Keuangan, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.
"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia," tegas Dony Oskaria, Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara.
Selain pembenahan sektor sumber daya manusia, korporasi juga sedang merampungkan integrasi sistem teknologi digital untuk menunjang efisiensi kerja sekaligus transparansi pengawasan ekspor.
"Tentu harapannya adalah bahwa ini amanah besar yang dititipkan oleh masyarakat Indonesia untuk mengelola sumber daya-sumber daya alam kita menjadi memberikan manfaat yang maksimal," ujar Dony Oskaria, Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara.