Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad melakukan inspeksi mendadak ke Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta Pusat, pada Selasa, 19 Mei 2026, untuk memantau ketahanan pasar modal domestik saat Indeks Harga Saham Gabungan sedang mengalami tekanan hebat.
Dilansir dari CNBC Indonesia, IHSG merosot hingga 2 persen atau melemah 136,33 poin ke level 6.462,91 per pukul 11.11 WIB dengan nilai transaksi menyentuh Rp10,61 triliun setelah enam saham Indonesia dihapus dari MSCI Global Standard Index. Tekanan terhadap pasar modal ini diperparah oleh pelemahan nilai tukar rupiah yang merosot 0,34 persen ke level Rp17.700 per dolar AS berdasarkan data Refinitiv pukul 09.13 WIB.
Sidak pimpinan DPR tersebut didampingi oleh Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi, Direktur BEI I Gede Nyoman Yetna, Menteri Investasi dan Hilirisasi selaku CEO Danantara Rosan Roeslani, serta Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria.
"Kami tadi sudah banyak berdiskusi tadi di atas, bagaimana kita meyakinkan untuk menguatkan investor global yang akan masuk di bursa dan sedang di bursa," kata Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad kepada Metro TV.
Dasco menjelaskan bahwa pihak bursa tengah menyiapkan formula penyempurnaan aturan demi memitigasi risiko pasar sekaligus meningkatkan keamanan bertransaksi bagi para pelaku pasar modal.
"Kami banyak berdiskusi bagaimana kemudian investor retail yang ada terus tumbuh dan berkembang dengan kami, kemudian kami mendengarkan paparan dari pengelola bursa, bagaimana mereka kemudian menyempurnakan regulasi-regulasi yang bisa kemudian meyakinkan dan juga kemudian membuat para investor lokal merasa nyaman," ujar Sufmi Dasco Ahmad.
Pihak parlemen meyakini perbaikan regulasi yang dikombinasikan dengan fundamental ekonomi nasional yang kokoh akan mampu mendongkrak kinerja bursa dalam waktu dekat.
"Sehingga, tadi kita lihat pertumbuhan investor lokal atau retail terus bertambah dan itu kemudian dengan fundamental yang ada kita yakin dan percaya bursa kita ke depan akan semakin kuat. Mudah-mudahan kita akan melihat hasilnya setelah tanggal 29 (Mei) ini, semua yang dilakukan atas kerja keras dan niat baik ini akan membuahkan hasil," beber Sufmi Dasco Ahmad.
Selain itu, Dasco menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran direksi bursa dan regulator yang tetap bekerja keras mengawal pasar modal di tengah tingginya volatilitas pasar global.
"Terima kasih atas kerja keras dari Direksi Bursa maupun OJK, yang beberapa hari ini telah bersusah payah kemudian menghadapi situasi yang disebabkan oleh pasar global maupun dinamika di dalam negeri," ujar Sufmi Dasco Ahmad.
Berdasarkan kajian Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim yang dilansir ANTARA, IHSG pada hari Selasa diperkirakan terus bergerak fluktuatif pada kisaran level 6.400 hingga 6.700 di tengah sikap pelaku pasar yang masih menunggu arah kebijakan suku bunga acuan Bank Indonesia.