Dewan Direksi BP Pecat Chairman Albert Manifold Akibat Pelanggaran Tata Kelola

Dewan Direksi BP Pecat Chairman Albert Manifold Akibat Pelanggaran Tata Kelola

Dewan direksi raksasa migas Inggris British Petroleum resmi memberhentikan Chairman Albert Manifold pada Rabu, 27 Mei 2026, akibat pelanggaran tata kelola, pengawasan, dan perilaku yang dianggap tidak dapat diterima setelah menjabat kurang dari delapan bulan.

Keputusan pencopotan yang telah bulat tersebut diumumkan oleh manajemen perusahaan dan langsung memicu penurunan harga saham BP hingga 9 persen di bursa London sebelum ditutup melemah 4 persen pada level 5,29 euro per lembar saham.

Dua sumber yang mengetahui masalah ini mengungkapkan kepada Reuters bahwa Manifold kedapatan mengadakan pertemuan rahasia dengan Elliott Management, sebuah hedge fund aktivis asal Amerika Serikat yang memiliki saham lebih dari 5 persen di BP, tanpa memberikan laporan langsung kepada anggota dewan lainnya.

Pertemuan sepihak itu menambah daftar keluhan dari para staf eksekutif hingga pegawai level bawah mengenai perilaku agresif dan intimidatif Manifold, yang dinilai oleh direktur lain telah terlalu banyak mengendalikan perusahaan sehingga posisinya tidak lagi dapat dipertahankan.

Pihak BP menunjuk Ian Tyler untuk mengisi posisi sebagai chairman sementara, di tengah situasi investor yang sebelumnya sempat menunjukkan ketidakpuasan terhadap Manifold dalam rapat tahunan terkait resolusi pelaporan iklim.

"Albert telah membantu memberikan fokus dan ritme yang baik bagi transformasi BP. Namun, dewan komisaris merasa terkejut dan kecewa setelah mengetahui adanya masalah pengawasan tata kelola dan etika yang dianggap tidak dapat diterima, sehingga kami mengambil tindakan tegas," ujar Direktur Independen Senior BP Amanda Blanc.

Pernyataan serupa juga disampaikan Blanc yang dilaporkan oleh Financial Times, yang menegaskan bahwa tindakan tegas harus segera diambil demi menegakkan standar pengawasan perusahaan.

"saya membantu membawa fokus dan kecepatan yang disambut baik pada transformasi BP", dewan direksi "terkejut dan kecewa mengetahui adanya masalah pengawasan tata kelola dan perilaku yang dianggap tidak dapat diterima" kata Amanda Blanc.

Albert Manifold segera memberikan respons tertulis kepada sejumlah media massa untuk membantah seluruh tuduhan yang diarahkan kepada dirinya dan menyatakan kekecewaan atas keputusan sepihak manajemen.

"Saya sepenuhnya membantah penggambaran perilaku saya," ujar Albert Manifold.

Mantan chairman tersebut menambahkan bahwa proses pemecatan dirinya berjalan sangat mendadak tanpa adanya mekanisme komunikasi awal dari pihak internal dewan komisaris.

"Saya dipecat tanpa peringatan dan tanpa penjelasan," kata Albert Manifold.

Ia mengklaim telah mengerahkan segala upaya untuk melakukan perbaikan struktur internal, efisiensi anggaran, dan peningkatan kualitas performa operasional perusahaan selama masa dinasnya yang singkat.

"Selama masa jabatan saya sebagai chairman, saya berupaya mendorong perubahan nyata di BP -- memangkas biaya, menantang pemborosan, dan menuntut organisasi untuk memenuhi standar yang lebih tinggi," lanjut Albert Manifold.

Pernyataan senada juga disebarkan Manifold melalui rilis media yang dikutip oleh CNN, di mana ia menegaskan kesiapan untuk menghadapi segala tuduhan sepihak mengenai etika kerjanya.

"Saya menolak sepenuhnya tuduhan terkait perilaku saya, dan saya tidak akan membiarkan narasi palsu ini beredar tanpa perlawanan ," kata Albert Manifold.

Dalam keterangan tambahannya pada hari Kamis, Manifold mengakui bahwa tuntutan kerja tinggi yang diterapkannya untuk merestrukturisasi perusahaan mungkin dirasa terlalu menekan bagi sebagian pihak.

"Apakah mungkin, dalam tekad saya mendorong perubahan terkait biaya, kinerja, neraca, dan komunikasi pemegang saham, saya terlalu keras dan menantang orang secara langsung? Ya, mungkin saja," kata Albert Manifold.

Ia juga mengecam pihak-pirak internal yang memberikan kesaksian anonim kepada media mengenai situasi kepemimpinannya di tubuh British Petroleum.

"Yang tidak saya terima adalah kebohongan tentang diri saya, maupun orang-orang yang bersembunyi di balik anonimitas saat mengomentari masa kerja saya di BP," tambah Albert Manifold.

Pemecatan Manifold menandai pergantian kepemimpinan paksa ketiga di BP dalam tiga tahun terakhir setelah kepergian Bernard Looney dan Murray Auchincloss, yang terjadi di tengah lonjakan keuntungan perusahaan akibat fluktuasi harga minyak dunia dari dampak konflik Iran.

Artikel terkait

Rekomendasi