Dishub DKI Jakarta Menyetop Sementara CFD Jalan HR Rasuna Said

Dishub DKI Jakarta Menyetop Sementara CFD Jalan HR Rasuna Said

Dinas Perhubungan DKI Jakarta menghentikan sementara pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day di Jalan HR Rasuna Said pekan ini demi melakukan evaluasi teknis. Penataan ini bertujuan meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi para pengguna jalan, sebagaimana dilansir dari Detik Travel.

Penghentian operasional ini dilakukan menyusul pelaksanaan perdana yang masih menyisakan sejumlah kendala di lapangan. Sebagai alternatif, pihak berwenang mengarahkan masyarakat untuk berolahraga di kawasan Sudirman-Thamrin selama proses pembenahan koridor Rasuna Said berlangsung.

Sejumlah persoalan teknis menjadi catatan penting, mulai dari belum tersedianya titik putar kendaraan di sisi timur dan barat koridor hingga pembatas jalur Transjakarta yang belum terpasang utuh. Masalah diperparah oleh maraknya parkir liar dan meluapnya lapak pedagang UMKM hingga ke badan jalan.

Evaluasi lain mencakup proyek perbaikan jalan alternatif yang memicu kemacetan, ketimpangan level ketinggian aspal bekas pembongkaran tiang monorel, serta penumpukan warga di Plaza Festival yang memaksa pesepeda dan pelari memasuki lajur Transjakarta.

"HBKB di Jalan HR Rasuna Said direncanakan kembali digelar mulai Juni 2026 setiap Minggu pukul 05.30-09.00 WIB," ujar Syafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan bahwa program ini sebenarnya membawa dampak positif, terutama dalam menambah ruang publik dan area olahraga di pusat kota. Pembenahan fasilitas pendukung kini dikebut agar pelaksanaan ke depan berjalan lebih tertib.

"Perbaikan fasilitas pendukung dan pengaturan kegiatan masyarakat akan dilakukan agar pelaksanaan HBKB di Rasuna Said berlangsung lebih aman, nyaman, dan tertib," kata Syafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Kualitas udara di sekitar lokasi terpantau membaik selama jalur tersebut bebas dari kendaraan bermotor dibandingkan pada hari kerja. Selain itu, kehadiran zona olahraga baru ini terbukti efektif mengurai konsentrasi massa yang biasanya memadati area Sudirman-Thamrin.

"Hasil pengukuran kualitas udara di sekitar lokasi saat pelaksanaan HBKB juga tercatat lebih baik dibandingkan hari kerja," ucap Syafrin Liputo, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Artikel terkait

Rekomendasi