Dolar AS dan IHSG Tekan Pasar Keuangan Indonesia

Dolar AS dan IHSG Tekan Pasar Keuangan Indonesia

Pasar keuangan domestik mengalami tekanan besar setelah nilai tukar rupiah melemah ke angka Rp 18.015 per dolar Amerika Serikat dan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ambruk ke level 5.693 pada Kamis (4/6/2026) pagi.

Kondisi penurunan indikator ekonomi utama ini dilansir dari Detik Finance yang menyadur data Investing perdagangan harian. Mata uang dolar AS terpantau menguat sebesar 49,4 basis poin atau 0,28 persen dengan rentang pergerakan harian di angka Rp 17.937 hingga Rp 18.024.

Menteri Keuangan RI, Purbaya memberikan penjelasan mengenai faktor penyebab merosotnya nilai mata uang rupiah tersebut. Menurut penuturannya, situasi ini dipicu oleh munculnya berbagai isu negatif yang beredar di tengah pasar keuangan.

"Kalau kita lihat kan tiba-tiba saja pelemahannya, satu dua hari ini kan. Ada isu macam-macam, ada rumor macam-macam di pasar," ujar Purbaya, Menteri Keuangan RI.

Pihak MNCS Retail Research melalui hasil analisisnya memaparkan bahwa kemerosotan indeks saham dalam negeri ini bergerak selaras dengan kondisi mayoritas bursa saham regional Asia dan global. IHSG mencatatkan penurunan tajam sebesar 247 basis poin atau 4,15 persen setelah pada hari sebelumnya juga terkoreksi di level 5.941.

"Pelemahan pasar domestik sejalan dengan mayoritas bursa global dan regional Asia yang bergerak di zona merah, dipicu meningkatnya ketidakpastian terkait perkembangan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran," tulis MNCS Retail Research.

Di sisi lain, muncul dugaan kasus malapraktik medis di RSUD Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta yang mengakibatkan seorang anak berusia tiga tahun bernama Naura meninggal dunia usai menjalani tindakan CT scan. Peristiwa tersebut kini tengah ditangani pihak kepolisian setempat setelah ibu korban, Anastacia Niken Purwandari, melaporkan dokter beserta manajemen rumah sakit ke Polda DIY.

Rentetan peristiwa ekonomi dan hukum di dalam negeri ini menjadi bahasan utama dalam tayangan langsung program detikSore yang disiarkan melalui situs resmi 20.detik.com dan akun TikTok detikcom.

"Detik Sore, Nggak Cuma Hore-hore!" ujar jargon penutup program tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi