Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) mengalami tren penurunan terhadap rupiah pada pembukaan perdagangan pagi hari ini. Mata uang Negeri Paman Sam tersebut terpantau berada di posisi Rp 17.300 di tengah melemahnya performa dolar terhadap mata uang global lainnya.
Berdasarkan data Bloomberg pada Rabu (6/5/2026), nilai tukar dolar AS hingga pukul 09.10 WIB mencatatkan posisi Rp 17.378. Angka tersebut menunjukkan penurunan sebesar 46 poin atau sekitar 0,26 persen dibandingkan penutupan sebelumnya sebagaimana dilansir dari Detik Finance.
Koreksi nilai tukar ini tidak hanya terjadi terhadap rupiah, namun juga dialami oleh dolar AS saat berhadapan dengan sejumlah mata uang utama dunia. Penurunan paling signifikan tercatat terhadap dolar Australia yang mencapai 0,65 persen pada periode perdagangan yang sama.
Terhadap mata uang Eropa, dolar AS terpantau melemah 0,26 persen terhadap euro. Pelemahan berlanjut pada pasar Asia dengan penurunan sebesar 0,16 persen terhadap dolar Singapura dan penyusutan 0,14 persen terhadap yuan China.
Performa mata uang AS juga mengalami kontraksi di hadapan yen dengan penurunan sebesar 0,13 persen. Di kawasan Asia Tenggara, dolar AS tercatat minus 0,25 persen terhadap ringgit Malaysia dan mengalami pelemahan sebesar 0,15 persen terhadap baht Thailand.