Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memimpin inspeksi mendadak ke Bursa Efek Indonesia di Jakarta pada Selasa (19/5/2026) setelah indeks saham IHSG dan nilai tukar Rupiah mengalami penurunan tajam. Langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas pasar dan perlindungan bagi para investor domestik.
Kunjungan legislatif tersebut dilakukan bersama Chief Executive Officer Danantara Rosan Roeslani, Chief Operating Officer Danantara Dony Oskaria, serta Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi. Dilansir dari Detik Finance, pergerakan indeks saham gabungan sempat merosot ke angka 6.396,26 atau melemah sebesar 3,08 persen berdasarkan data RTI Business.
Meskipun sempat jatuh, data dari sumber yang sama menunjukkan adanya penguatan tipis pada indeks yang bergerak ke level 6.635,12. Penurunan indeks saham ini juga terjadi bersamaan dengan melemahnya nilai tukar mata uang Rupiah terhadap Dollar AS sebesar 0,34 persen hingga menembus angka Rp 17.700 per Dollar AS.
Perwakilan parlemen kemudian mengadakan pertemuan tertutup bersama jajaran direksi lembaga pengelola investasi untuk mendengarkan pemaparan situasi ekonomi terkini. Pemerintah menegaskan komitmen penjaminan keamanan modal bagi ribuan pelaku pasar modal yang bergerak di dalam negeri.
"Kita kan harus optimis, optimis terus," ungkap Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad saat memberikan keterangan di gedung bursa.
Penurunan indikator ekonomi nasional sejak pekan lalu dinilai oleh sejumlah pengamat bukan merupakan indikasi kedaruratan finansial. Pihak parlemen juga mengimbau publik untuk tidak menyamakan fluktuasi pasar saat ini dengan situasi krisis moneter yang terjadi pada tahun 1998 silam.