Pertumbuhan ekonomi nasional pada periode Januari hingga Maret 2026 mencatatkan capaian positif dengan peningkatan mencapai 5,61 persen secara tahunan. Capaian ini menjadi level tertinggi jika dibandingkan dengan periode kuartal pertama pada tahun-tahun sebelumnya.
Dilansir dari Kompas, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan data tersebut yang kini tengah menjadi pusat perhatian publik. Angka ini menunjukkan tren pemulihan yang signifikan bagi Indonesia.
Jika melihat data historis dalam lima tahun terakhir, kinerja ekonomi pada awal tahun sempat mengalami masa sulit. Pada kuartal I 2021, pertumbuhan ekonomi Indonesia bahkan pernah berada di zona negatif atau terkontraksi sebesar minus 0,69 persen.
Amalia Adininggar Widyasanti resmi menjabat sebagai Kepala BPS setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 19 Februari 2025. Ia mengukir sejarah sebagai perempuan kedua sekaligus orang ke-12 yang memimpin lembaga statistik negara tersebut.
Sebelum memimpin BPS, Amalia merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) karier di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas. Ia telah menduduki berbagai posisi strategis di lembaga perencanaan tersebut selama bertahun-tahun.
Riwayat jabatannya mencakup Direktur Perdagangan, Investasi, dan Kerja Sama Ekonomi Internasional periode 2011–2016. Setelah itu, ia dipercaya sebagai Direktur Perencanaan Makro dan Analisis Statistik hingga tahun 2018.
Kariernya terus menanjak saat menjabat Staf Ahli Menteri PPN Bidang Sinergi Ekonomi dan Pembiayaan pada 2018–2020. Kemudian, Amalia mengemban amanah sebagai Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas hingga Januari 2025.
Latar Belakang Pendidikan dan Peran di Telkom Property
Amalia memiliki latar belakang pendidikan yang kuat, dimulai dari gelar Sarjana Teknik Kimia ITB pada 1995 dan Magister Sains pada 1997 di kampus yang sama. Ia juga meraih Master of Engineering dari Rensselaer Polytechnic Institute, Amerika Serikat.
Gelar doktor di bidang ekonomi berhasil diraihnya dari University of Melbourne, Australia, pada 2005. Selain berkarier di pemerintahan, Amalia juga tercatat mengemban posisi penting di sektor korporasi sebagai komisaris.
Berdasarkan informasi dari laman resmi perusahaan, Amalia menjabat sebagai Komisaris PT Graha Sarana Duta atau yang lebih dikenal dengan nama Telkom Property. Perusahaan ini merupakan anak usaha Grup Telkom Indonesia yang fokus pada solusi properti terintegrasi.
Telkom Property awalnya berfokus pada manajemen fasilitas untuk aset Bank Duta sebelum akhirnya diakuisisi penuh oleh Telkom Indonesia pada 25 April 2001. Kini, perusahaan tersebut melayani kebutuhan properti internal grup maupun pasar eksternal secara luas.
Dalam menjalankan tugasnya sebagai pucuk pimpinan BPS, Amalia menggantikan Margo Yuwono. Margo sendiri telah dilantik sebagai Widyaiswara Ahli Utama Pemerintah Provinsi Jawa Timur sejak Mei 2023 lalu.