Empat jemaah haji asal Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia selama rangkaian ibadah haji hingga Kamis (14/5/2026) akibat kondisi kesehatan yang menurun di tengah cuaca ekstrem Arab Saudi. Informasi duka tersebut dikonfirmasi oleh pihak berwenang di tengah laporan suhu udara yang mencapai 44 derajat Celsius di Tanah Suci.
Data yang dilansir dari Cahaya merinci para jemaah yang wafat terdiri dari Kamariah dari Kloter 8 yang meninggal di Madinah pada 26 April 2026, serta Abdul Wahid dari Kloter 7 yang wafat di Mekah pada 7 Mei 2026. Selain itu, Jumaiyah dari Kloter 6 mengembuskan napas terakhir di Mekah pada 13 Mei 2026, sementara Abdul Kohar dari Kloter 6 wafat di Pasuruan setelah sempat dirawat di RS Haji Sukolilo.
Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pasuruan, Ahmad Marzuki, memberikan penjelasan mengenai lokasi wafatnya para jemaah tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak otoritas telah memberikan pendampingan penuh terhadap penanganan jenazah para jemaah.
"Hingga hari ini, sudah 4 jemaah haji yang meninggal dunia. Dan semua sudah kami lakukan pendampingan terhadap jasadnya," terang Marzuki, Kamis (14/5/2026).
Terkait kondisi Abdul Kohar, Marzuki menjelaskan bahwa jemaah tersebut sempat mendapatkan perawatan medis sebelum jadwal keberangkatan. Kondisi fisiknya terus memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
"Kondisinya menurun hingga akhirnya meninggal dunia di rumah sakit Pasuruan setelah sempat dipulangkan untuk rawat jalan," jelas Marzuki.
Sebagai Ketua Kloter 10 yang saat ini bertugas di Mekkah, Marzuki mengingatkan pentingnya kedisiplinan jemaah dalam menjaga kesehatan fisik. Hal ini disebabkan oleh suhu udara yang sangat tinggi pada siang hari dan tetap panas pada malam hari.
"Kami berharap seluruh jemaah tetap menjaga diri dan kesehatan, memakai alat pelindung diri (APD), serta selalu membawa kartu Nusuk," tandas Marzuki.
Di sisi lain, perkembangan kondisi jemaah asal Kota Pasuruan yang tergabung dalam kloter gabungan dilaporkan dalam keadaan yang stabil. Marzuki memastikan ratusan jemaah tersebut saat ini siap melanjutkan tahapan ibadah haji berikutnya.
"Bagi jemaah yang telah wafat, semoga husnul khotimah dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT," pungkas Marzuki.
Sebanyak 379 jemaah asal Kota Pasuruan saat ini dinyatakan sehat dan berada di Tanah Suci. Pihak Kemenhaj terus memantau perkembangan kesehatan jemaah menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji.