Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) meluluskan Eziel Ivander David Simbolon sebagai salah satu lulusan termuda dalam Wisuda Program Sarjana dan Sarjana Terapan pada Kamis, 21 Mei 2026. Eziel berhasil menyelesaikan studi di program studi Pengelolaan Hutan saat berusia 21 tahun 2 bulan 12 hari, sebagaimana dilansir dari Medcom.
Pencapaian pemuda tersebut tergolong di bawah rata-rata usia kelulusan yang ada. Data wisuda menunjukkan bahwa rerata usia dari 118 lulusan program Sarjana Terapan pada periode ini mencapai 23 tahun 6 bulan 16 hari. Meski meraih predikat termuda, Eziel menyatakan bahwa dirinya tidak memiliki ambisi besar untuk mengejar status tersebut.
Perjalanan pendidikan dijalani oleh Eziel sesuai dengan lini masa normal tanpa mengikuti program percepatan atau akselerasi. Faktor yang membuat usianya lebih muda saat lulus adalah waktu masuk Sekolah Dasar (SD) yang lebih awal dibandingkan rekan-rekan seusianya.
Program studi Pengelolaan Hutan awalnya bukan merupakan pilihan utama bagi Eziel. Namun, ketertarikannya tumbuh seiring berjalannya perkuliahan setelah menyadari luasnya cakupan ilmu kehutanan, ditambah adanya dukungan latar belakang keluarga yang mengelola perkebunan kelapa sawit di Riau.
“Ilmu kehutanan itu tidak melulu soal kayu. Di sini kami belajar tentang konservasi, lingkungan, aspek sosial, hingga manajemen ekonomi,” ungkap Eziel seperti dikutip dari laman ugm.ac.id.
Pengetahuan yang diperoleh selama kuliah dirasa masih perlu dikembangkan lebih dalam lagi. Eziel memiliki cita-cita besar untuk mendalami industri ini demi mempersiapkan diri sebelum terjun sepenuhnya membangun bisnis pribadi.
“Saya ingin menjadi pengusaha di bidang kelapa sawit. Untuk mewujudkan hal itu saya perlu bekal yang banyak sebelum akhirnya dapat melanjutkannya atau bahkan membuat usaha sendiri,” kata Eziel.
Setelah menyelesaikan studinya, Eziel memberikan motivasi kepada rekan-rekan mahasiswa lain yang masih menempuh perkuliahan. Ia berpesan agar para mahasiswa selalu mengandalkan Tuhan, tidak mudah menyerah dalam menghadapi masalah, serta senantiasa memercayai proses kehidupan yang sedang dijalani.