Ratusan Orang Tua Murid Geruduk Disdik Jabar Akibat Kendala SPMB SMA/SMK

Ratusan Orang Tua Murid Geruduk Disdik Jabar Akibat Kendala SPMB SMA/SMK

Ratusan orang tua murid mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat di Kota Bandung pada Selasa siang, 9 Juni 2026. Seperti dilansir dari Medcom, kedatangan massa tersebut bertujuan untuk mencari kejelasan mengenai berbagai hambatan teknis dalam proses pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMA/SMK.

Hambatan yang dikeluhkan sangat beragam, mulai dari proses verifikasi akun yang tidak kunjung selesai hingga ketidaksesuaian perhitungan skor pada jalur prestasi. Masalah ini mencuat tepat saat tahapan SPMB Jawa Barat memasuki hari terakhir pemetaan calon murid baru (PCMB).

Salah satu orang tua murid yang hadir di lokasi menyatakan bahwa para wali murid membutuhkan kepastian mengenai kejelasan nilai anak-anak mereka.

"Kami meminta kejelasan meminta kepastian dengan skor daripada anak-anak kami ini skornya berapa," kata salah satu orang tua murid, Jefri, ditemui di lokasi, Selasa, 9 Juni 2026.

Jefri mengungkapkan dirinya telah meluangkan waktu selama tiga hari berturut-turut untuk mengunjungi Kantor Disdik Jabar demi mengonfirmasi nilai anaknya. Menurutnya, banyak data nilai calon siswa yang tertera di sistem tidak selaras dengan rumus perhitungan resmi.

"Kami para orang tua sudah mencoba menghitung sesuai Juknis Keputusan Gubernur, katakan lah kita seharusnya dapat skor 400 tapi di aplikasi hanya 300," beber Jefri.

Meskipun persoalan ini telah dilaporkan kepada pihak terkait, belum ada tindakan perbaikan yang terlihat di sistem. Pihak Disdik Jabar berdalih bahwa proses penyelarasan data pada sistem aplikasi masih berjalan.

"Mereka menyampaikan bahwa aplikasi masih terus berproses untuk sinkronisasi data. Nah, pertanyaannya dari orang tua sampai kapan aplikasi ini sinkronisasi data? Kita khawatir ini ada indikasi permainan data, ketika data ini tidak disampaikan secara transparan, ada yang naik, ada jalur belakang, akhirnya penerimaan ini menjadi tidak transparan," tegas dia.

Sejumlah wali murid mendesak agar Disdik Jabar segera melakukan evaluasi total terhadap seluruh tahapan pelaksanaan SPMB 2026 demi mewujudkan sistem penerimaan yang lebih transparan dan akuntabel.

Artikel terkait

Rekomendasi