FTSE Russell Coret Empat Emiten Indonesia dari Indeks Global

FTSE Russell Coret Empat Emiten Indonesia dari Indeks Global

Lembaga indeks global FTSE Russell mengeluarkan empat emiten asal Indonesia dari daftar indeksnya lewat pengumuman June 2026 Quarterly Review yang dirilis pada Sabtu (23/5/2026). Langkah ini diambil setelah evaluasi berkelanjutan sejak Februari 2026 terhadap kualitas likuiditas dan struktur kepemilikan saham di pasar modal dalam negeri, sebagaimana dilansir dari Finansial.

Empat emiten yang terdepak dari indeks tersebut adalah PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ), PT Hillcon Tbk (HILL), dan PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA). Evaluasi ini menunjukkan perhatian serius lembaga indeks dunia terhadap kelayakan saham Indonesia masuk ke dalam portofolio global.

FTSE Russell mendepak DSSA dari kategori kapitalisasi besar karena kepemilikan sahamnya dinilai terlalu terkonsentrasi pada segelintir pemegang saham utama.

"Failed High Shareholding Concentration," bunyi pengumuman tersebut.

Sementara itu, DAAZ dikeluarkan dari indeks kapitalisasi kecil akibat tidak mampu memenuhi batas minimal saham beredar yang dimiliki oleh publik.

"Failed Minimum Free Float Requirement," bunyi pengumuman tersebut.

Dua emiten tersisa, yaitu HILL dan MLIA, dicoret karena masuk dalam daftar pemantauan khusus oleh otoritas bursa akibat indikasi aktivitas perdagangan yang tidak wajar.

"Failed Surveillance stocks screen," bunyi pengumuman tersebut.

Kebijakan pengetatan ini dinilai sejalan dengan tren yang diterapkan oleh lembaga indeks global lainnya dalam menyaring saham-saham yang kurang likuid.

"FTSE Ini mengikuti langkah MSCI sangat disiplin terkait dengan high shareholder concentration list. tentunya ini menjadi sebuah sinyal bagi pasar modal di tanah air mengenai pentingnya kualitas likuiditas di market," ujar Nafan Aji Gusta, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas.

Daftar Saham RI yang Dicoret FT Russell
EmitenKode SahamSektorAlasan Dicoret FTSE Russell
PT Dian Swastatika Sentosa TbkDSSAEnergi & TambangHigh Shareholding Concentration
PT Daaz Bara Lestari TbkDAAZPerdagangan Nikel & Batu BaraGagal memenuhi minimum free float
PT Hillcon TbkHILLKontraktor TambangMasuk surveillance stock
PT Mulia Industrindo TbkMLIAIndustri KacaMasuk surveillance stock
Faktor Penilaian FTSE Russell dan Dampak ke Saham
Faktor Penilaian FTSE RussellDampak ke Saham
Free float rendahLikuiditas saham minim
Kepemilikan terlalu terkonsentrasiRentan manipulasi harga
Masuk surveillance stockRisiko reputasi dan perdagangan
Likuiditas rendahBerpotensi ditinggalkan investor asing

Artikel terkait

Rekomendasi